Connect with us

Berita Terbaru

TBM IKRA Terima Program “Silang Layan” Buku dari DKP Provinsi Banten, Apa Itu?

Published

on

Perwakilan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten saat memberikan program Silang Layan bu di TBM IKRA Lebak Pari. (istimewa)

Lebak– Taman Baca Masyarakat (TBM) IKRA Lebak Pari mendapat program “Silang Layan” buku dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Banten. Tujuannya, untuk meningkatkan minat baca kanak-kanak, remaja dan masyarakat umum.

Diketahui, program Silang Layan merupakan peminajaman bahan bacaan untuk dapat dilayankan di perpustakaan desa maupun TBM.

Perwakilan DKP Provinsi Banten, Iman menjelaskan, program Silang Layan ini dalam rangka pengembangan bahan bacaan untuk perpustakaan desa dan TBM, tetapi buku yang telah diserahkan sifatnya hanya meminjam.

Namun, kata dia, setelah tiga bulan ke depan koleksi buku yang dipinjamkan tersebut akan dievaluasi, dan bisa diperpanjang atau diganti dengan judul buku yang baru.

BACA :  Wajah Wanita Berusia 20 Tahun di Serang Melepuh Disiram Air Keras oleh Mantan Suaminya

“Mudah-mudahan bermanfaat bukunya. Tetap semangat buat anak-anak TBM IKRA,” pesan Iman saat berkunjung ke TBM IKRA, di Kampung Lebak Pari III, Desa Lebak Peundeuy, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Banten, Selasa, 1 Desember 2020.

Ketua TBM IKRA Lebak Pari, Dede Ilyana mengungkapkan, pihaknya sangat menyambut baik program tersebut dan berharap buku yang telah diberikan dapat menjadi energi baru dalam menghidupkan gerakan literasi kampung.

“Terima kasih atas kunjungan dan bantuan bukunya, pak. Semoga bermanfaat,” ucapnya.

Sementara itu, Dewan Pengarah TBM IKRA Lebak Pari, Mursyid Arifin menuturkan, program Silang Layan merupakan suatu langkah yang baik untuk memupuk semangat anak-anak muda melalui gerakan literasi. Apalagi buku yang diserahkan ini sangat beragam sekali judulnya, sehingga secara otomatis akan menambah wawasan baru.

BACA :  Program Pemulihan Ekonomi Nasional Mendukung UMKM di Masa Pandemi

“Saya berharap semoga program ini dapat berkesinambungan dan berkelanjutan dalam menghidupkan gerakan literasi di perkampungan maupun pedesaan,” ujar pegiat literasi kampung itu.

Editor: Fariz Abdullah 



Pria kelahiran Cihara, Kabupaten Lebak ini, dikenal aktif berorganisasi. Sejak sekolah hingga kuliah, jabatan strategis dalam organisasi pernah diembannya. Mursyid dikenal memiliki daya juang dan dedikasi tinggi dalam pekerjaannya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler