Connect with us

Advertorial

Reses Anggota DPRD Banten di Tangerang Terapkan Protokol Kesehatan Covid-19

Published

on

Anggota DPRD Banten M Nawa Said ingatkan pentingnya protokol kesehatan Covid-19 saat menggelar reses. (BantenHits.com/Tolib)

Tangerang – Anggota DPRD Banten Fraksi Partai Demokrat Dapil Kabupaten Tangerang, M. Nawa Said Dimyati menggelar reses di Komplek Perumahan Pondok Rezeki, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Pasar Kemis, 4 Desember 2020.

Reses yang digelar di tengah pandemi Covid-19 ini menerapkan protokol kesehatan ketat.

Terpantau pada reses masa persidangan ke-I Tahun Sidang 2020-2021, Nawa Said menyediakan peralatan penunjang protokol kesehatan Covid-19 seperti alat cuci tangan dan masker.

Nawa Said mengatakan di masa pandemi covid-19 ini, masyarakat harus mematuhi standar protokol kesehatan covid-19 yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

BACA :  Warga Bela-belain Galang Dana Perbaiki Jalan Rusak di Alun-alun Menes

“Kita harus tetap jaga kesehatan kita, menggunakan masker, jaga jarak, cucitangan pakai sabun (3M) itu harus tetap dilakukan,” katanya kepada masyarakat yang menghadiri reses.

Dikatakan Nawa, meski saat ini vaksin sudah ditemukan dan akan dilakukan penyuntikan (Vaksinasi) pada akhir Desember oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, masyarakat harus tetap patuhi protokol kesehatan.

“Insya Allah di Banten mulai vaksinasi akhir Desember tahun ini, tapi meski sudah ada vaksin masyarakat harus tetap patuhi protokol kesehatan,” ujarnya.

Politisi besutan partai SBY itu menuturkan, menjaga kesehatan juga harus dilakukan meski pandemi nantinya berakhir, pasalnya dengan menjaga pola hidup sehat seperti rajin cuci tangan dan menggunakan masker ini dapat meminimalisir penyakit-penyakit yang akan menyerang tubuh.

BACA :  Gubernur Banten Pastikan Bangun 13 SMA/SMK Negeri di Lebak 2021 Ini

“Meskipun nantinya pandemi sudah berakhir kita harus tetap jaga kesehatan kita dari penyakit-penyakit lain,” tutur Cak Nawa sapaan Nawa Said. (Advertorial)



Pernah menjadi tokoh mahasiswa selama kurun perkuliahan 2015-2019, pria asal Banten Selatan ini memutuskan pilihan hidup menjadi jurnalis setelah lulus kuliah. Tolib memiliki ketertarikan pada dunia kepenulisan.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler