Connect with us

Berita Terbaru

Enam Kecamatan di Kab. Serang Diterjang Banjir, 235 Rumah Terendam

Published

on

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang Nana Sukmana beserta unsur Muspika saat meninjau lokasi banjir di Kecamatan Pamarayan. (BantenHits.com/Mursyid Arifin)

Serang – Menjelang akhir tahun 2020, hujan terus menguyur di Provinsi Banten, tak terkecuali di Kabupaten Serang, sehingga menyebabkan sungai Ciujung mengalami peningkatan debit air meningkat.

Terlebih, mendapatkan kiriman air dari hulu daerah Kabupaten Lebak ke wilayah aliran sungai hilir Kabupaten Serang.

Sejauh ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang mencatat ada enam kecamatan yang dilanda banjir di wilayahnya antara lain, Kecamatan Kibin, yaitu di Desa Nagara dan Desa Cijeruk.

Untuk Kecamatan Pamarayan, diantaranya Desa Sangiang dan Desa Wirana. Sementara Kecamatan Tunjungteja, yakni di Desa Bojong Pandan. Kecamatan Cikeusal, terdiri dari Desa Gandayasa dan Desa Panosogan.

BACA :  Sekda Kota Tangerang Lantik 133 Pejabat Fungsional secara Virtual

Sedangkan, Kecamatan Padarincang terletak di Desa Citasuk dan Desa Batukuwung. Terakhir, Kecamatan Tirtayasa, terdapat di Desa Tengkurak.

“Tinggi muka air rata-rata 10 centimeter hingga 70 centimeter. Ini semua pun masih dalam pantau BPBD Kabupaten Serang,” kata Manager Crisis Center pada BPBD Kabupaten Serang, Jhoni Efendi di ruang kerjanya, Senin, 7 Desember 2020.

Jhoni menerangkan, pusat pengendalian operasi memberangkatkan empat Tim Reaksi Cepat BPBD ke enam titik daerah terdampak banjir, agar dapat diberikan bantuan serta pertolongan pertama.

“Dari hasil olah data yang dilakukan dilapangan diperoleh sebanyak 235 rumah, 250 KK (kepala keluarga), dan 796 jiwa terdampak banjir,” terangnya.

Untuk informasi, dalam penangan bantuan respon cepat dalam kejadian tersebut. BPBD Kabupaten Serang dibantu oleh semua unsur, baik TNI, Polri, Muspika, perangkat desa, relawan dan masyarakat.

BACA :  Nawa Said Dorong Pemprov Banten Revisi Perda Tentang Ketenagakerjaan, Ada Apa?

Editor: Fariz Abdullah



Pria kelahiran Cihara, Kabupaten Lebak ini, dikenal aktif berorganisasi. Sejak sekolah hingga kuliah, jabatan strategis dalam organisasi pernah diembannya. Mursyid dikenal memiliki daya juang dan dedikasi tinggi dalam pekerjaannya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler