Connect with us

Berita Pemda

5 Hari Terendam, Banjir di Kab. Serang Mulai Surut

Published

on

Peersonil BPBD Kabupaten Serang saat memastikan kondisi banjir di Desa Tengkurak, Kecamatan Tirtayasa. (BantenHits.com/Mursyid Arifin)

Serang – Pasca dilanda banjir selama 5 hari di delapan Kecamatan di Kabupaten Serang, Banten. Saat ini, kondisi air sudah mulai surut, dan masyarakat pun mulai membersihkan rumahnya masing-masing.

“Sebagian sudah kembali ke rumah untuk bersih-bersih, dan sebagian lagi masih mengungsi,” kata Samsuri, Ketua RT 009, Desa Tengkurak, Kecamatan Tirtayasa, Jum’at, 11 Desember 2020.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, dari delapan Kecamatan yang terkena banjir, yaitu Kecamatan Kibin, Pamarayan, Tunjungteja, Cikeusal, Padarincang, Tirtayasa, Bandung dan Kragilan. Hanya saja Kecamatan Kibin yang masih tergenang air, namun tadi siang sudah dilakukan penanganan.

BACA :  Pemkab Serang Bentuk Komisi Irigasi, Bupati Tatu: Komunikator Antara Petani dan Pemerintah

“Dari delapan Kecamatan tinggal sisa satu Kecamatan Kibin, Kibin itu kan tadi sudah dilakukan penanngan (penyedotan). Hanya tinggal beberapa centimeter lah airnya. Artinya itu sudah di close, sudah diserahkan ke pihak Kecamatan atau Desa,” ujar Koordinator Crisis Centre Pusdalops BPBD Kabupaten Serang, Jhoni Efendi saat dikonfirmasi wartawan BantenHits.com.

Jhoni menyebutkan, per hari ini, Jum’at, 11 Desember 2020 di delapan Kecamatan mulai kondusif dan sudah dilakukan penanganan terakhir. Bahkan, kata dia, siang tadi pihaknya telah mengerahkan dari berbagai instansi diantaranya, Dinas Pertanian, Dinas PUPR, BPBD dan Pemerintah Provinsi Banten untuk melakukan penyedotan air.

“Untuk saat ini sudah kondusif, malam ini jam 00:00 WIB akan kita akhiri, jadi besok kita terbitkan laporan akhir,” ungkap Jhoni menegaskan.

BACA :  Pemkab Pandeglang Galang Dana untuk Muslim Palestina, Baru Satu Hari Sudah Terkumpul Rp 65 Juta

Selain itu, dikatakan Jhoni, warga yang mengungsi pun di posko pengungsian sudah kembali ke rumahnya masing-masing. Bahkan, personil BPBD Kabupaten Serang sudah memastikan kondisi diblapangan per hari ini.

“Itu semua masyarakat sudah di rumah, sudah bersih-bersih, dari kemarin. Yang terakhir Kecamatan Kibin,” tuturnya.

Saat ditanya potensi kerusakan akibat terdampak banjir, Jhoni memastikan tidak ada kerusakan yang amat parah (berat). Sebab, menurutnya, ketinggian air hanya mencapai 70 centimeter dan itupun hanya dibeberapa titik saja yang memang daerahnya cekungan, seperti wilayah Kibin.

“Yang lainnya kan cuma 40 – 50 centimeter, itupun nggak lama jadi sehari langsung surut. Karena airnnya lintasan sungai doang. Nah kalau Kibin karena memang cekungan, makanya tadi itu kita sedot. Jadi tidak ada potensi kerusakan,” pungkas Jhoni.

BACA :  Sebar 3 Ribu Masker, Pemdes Sindangsari Turun ke Rumah-rumah Warga Edukasi 3M

Editor: Fariz Abdullah



Pria kelahiran Cihara, Kabupaten Lebak ini, dikenal aktif berorganisasi. Sejak sekolah hingga kuliah, jabatan strategis dalam organisasi pernah diembannya. Mursyid dikenal memiliki daya juang dan dedikasi tinggi dalam pekerjaannya.

Terpopuler