Connect with us

Berita Pemda

Tatu Tunjuk Agus Sukmayadi Jadi Jubir Vaksinasi Covid-19

Published

on

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Serang, dr. Agus Sukmayadi mengatakan, perubahan Kabupaten Serang dari Zona Merah ke orange berkat kerja keras satgas. (BantenHits.com/ Mursyid Arifin)

Serang – Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah menunjuk langsung Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Serang, dr Agus Sukmayadi sebagai juru bicara (Jubir) Daerah Kabupaten Serang terkait sosialisasi proses vaksinasi.

Tatu menjelaskan, untuk di Kabupaten Serang sendiri selain jubir satgas percepatan penanganan Covid-19 juga ada jubir vaksinasi yakni Dinas Kesehatan.

“Karena sangat lebih spesifik terkait kesehatan,” kata Tatu dalam keterangan tertulisnya, Senin, 14 Desember 2020.

Meski akan adanya vaksinasi, orang nomor satu di Kabupaten Serang tetap mengimbau serta menekankan kesadaran masyarakat minimal dengan menerapkan 3 M yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun.

BACA :  DPRD Dukung Akses ke Lebak Ditutup Sementara; Putus Penyebaran Covid-19

“Itu sudah harus melekat, ini yang harus terus di dorong karena masih benyak yang belum melekat,” ucapnya.

Sementara Kadinkes Kabupaten Serang, dr Agus Sukmayadi mengungkapkan, bahwa sampai saat ini memang tahapan sesuai dengan petunjuk Kementrian Kesehatan (Kemenkes) sedang melakukan pendataan sasaran untuk tahap awalnya seluruh tenaga kesehatan (nakes), baik nakes Pemda Serang, swasta maupun TNI dan Polri itu awal pertama.

“Untuk vaksinasi itu tenaga kesehatan, dilanjutkan setiap OPD yaitu PNS atau ASN, TNI Polri yang melakukan kegiatan berhubungan langsung dengan masyarakat,” ungkapnya.

Kemudian, kata Agus, tahapan kedua sarana yang dibutuhkan termasuk utama penunjangnya. Karena untuk pelaksanaan vaksinasi memerlukan saran yang lain yaitu perencanan dan anggaran, setelah itu tahapan sosialisasi ditingkat Kabupaten sampai tingkat Kecamatan.

BACA :  Gandeng Kemenag Lebak, Santri Al-Maghfiroh Lapas Rangkasbitung Belajar Kaligrafi

“Setelah itu akan ada pelatihan vaksinatornya atau metode dan lainnya. Untuk saat ini masih menunggu vaksin mana yang dipilih pemerintah,” tuturnya.

Editor: Fariz Abdullah



Pria kelahiran Cihara, Kabupaten Lebak ini, dikenal aktif berorganisasi. Sejak sekolah hingga kuliah, jabatan strategis dalam organisasi pernah diembannya. Mursyid dikenal memiliki daya juang dan dedikasi tinggi dalam pekerjaannya.

Terpopuler