Connect with us

Berita Terbaru

Helldy-Sanuji Unggul Hasil Rekapitulasi KPU Cilegon, Petahana ‘Ngambek’

Published

on

KPU Cilegon saat melaksanakan rapat pleno rekapitulasi dan penetapan hasil perhitungan suara di Pilkada Kota Cilegon 2020. (Bantenhits/Iyus Lesmana)

Cilegon- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Cilegon melaksanakan rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan perolehan suara tingkat kota pada Pilkada 2020.

Hasilnya, dari 219.242 suara sah yang masuk pasangan nomor urut 4 Helldy Agustian- Sanuji Pentamarta berhasil unggul.

Duet pasangan yang diusung Berkarya-PKS ini memperoleh 75.449 suara.

Sementara pasangan nomor urut 1 Ali Mujahidin-Lian firman memperoleh 47.482 suara, pasangan nomor urut 2 Ratu Ati Marliati-Sokhidin peroleh 64.815 suara dan pasangan nomor 3 Iye Iman Rohiman-Awab peroleh suara sebanyak 31.496 suara.

Namun faktanya, perolehan tersebut membuat pasangan petahana ngambek alias tidak terima.

BACA :  Walantaka Jadi Lokasi Pertama Gerakan Mencipta Ruang Terbuka Hijau di Kota Serang

Hal itu terbukti saat saksi dari nomor urut 2 enggan menandatangani berita acara hasil rekapitulasi penghitungan suara di tingkat kota.

“Kita tidak akan menandatangani hasil rekapitulasi karena kita mengambil hak hukum yang dimungkinkan oleh kontitusi. Karena kita mengindikasi telah terjadi kecurangan yang dilakukan oleh pasangan calon tertentu dengan terstuktur sistematis dan masif (TSM),”kata Samhudi, saksi dari Tim Paslon 02 Ati-Sokhidin.

Menurutnya, salah satu calon telah melakukan kecurangan dengan cara membagikan pembagian kartu secara masif di seluruh kecamatan di Kota Cilegon.

Sesuai aturan, Samhudi mengaku memiliki waku tiga hari setelah rekapitulasi ditetapkan untuk melayangkan gugatan.

“Kita akan berkonsultasi dengan tim hukum tentang materi yang akan kita ajukan ke MK. Kita sudah konsultasikan dan akan kita matangkan materi yang akan dibawa ke MK. bukti-bukti sudah ada, saksi-saksi juga ada,”paparnya.

BACA :  'Orang Gila' di Banten Bisa Mencoblos saat Pilkada 2020

Ditempat yang sama Ketua KPU Kota Cilegon Irfan Alfi mengaku menghormati upaya hukum yang dilakukan oleh setiap Paslon. Menurutnya, secara aturan pun masih ada ruang untuk setiap kandidat untuk melakukan upaya hukum tersebut.

“Memang kita harapkan menandatangani, kan tentunya saksi yang hadir yang menandatangani itu. Jadi tidak ada masalah dengan itu,”ujarnya.

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler