Connect with us

Advertorial

Pasien COVID-19 Sembuh Kumulatif Terus Bertambah Menjadi 516.656 Orang Per 15 Desember 2020

Published

on

FOTO ILUSTRASI. Pasien COVID-19 sembuh. (CNNIndonesia)

Jakarta – Jumlah pasien COVID-19 sembuh per hari ini terus bertambah menjadi 516.656 orang, atau persentasenya juga meningkat menjadi 82,1%.

Jumlah kesembuhan kumulatif ini sudah termasuk penambahan pasien sembuh harian per 15 Desember 2020 sebanyak 5.699 orang.

Jawa Barat hari ini menjadi provinsi dengan urutan pertama menambahkan 1.140 pasien sembuh dan kumulatifnya menjadi 56.269 kasus. Diikuti DKI Jakarta menambahkan pasien sembuh urutan kedua harian yaitu 1.137 kasus dan kumulatifnya masih yang tertinggi mencapai 140.131 kasus.

Urutan ketiga harian berada di Jawa Tengah menambahkan pasien sembuh sebanyak 877 kasus dan kumulatifnya sebanyak 46.048 kasus.

Urutan keempat hari ini ada di Jawa Timur sebanyak 760 pasien sembuh, namun kumulatifnya masih kedua tertinggi mencapai 61.740 kasus. Dan urutan kelima di Kalimantan Timur menambahkan sebanyak 170 kasus dan kumulatifnya mencapai 19.394 kasus. 

BACA :  PeDe Bakal Menang Jadi Alasan Golkar Usung Irna-Tanto dan Tatu-Pandji di Pilkada Serentak Banten

Lalu, pada pasien terkonfirmasi positif hari ini bertambah, sebanyak 6.120 kasus. Untuk jumlah kumulatifnya, atau pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga saat ini, berjumlah 629.429 kasus.

Namun untuk jumlah kasus aktif, yakni pasien COVID-19 yang masih menjalani masa perawatan, per hari ini berjumlah 93.662 kasus atau 14.9% dari pasien terkonfirmasi. 

Untuk rincian penambahan pasien terkonfirmasi positif harian per provinsi, Jawa Barat urutan pertama dengan menambahkan pasien terkonfirmasi positif sebanyak 1.256 kasus dan kumulatifnya urutan keempat mencapai 68.066 kasus.

DKI Jakarta hari ini urutan kedua, menambahkan sebanyak 1.117 kasus dan kumulatifnya masih yang tertinggi sebanyak 155.122 kasus. 

Jawa Tengah urutan ketiga harian menambahkan 764 kasus dan kumulatifnya masih di urutan ketiga nasional dengan 68.260 kasus.

BACA :  Heboh Losbak Hitam Misterius Bawa Kabur Anak Keterbelakangan Mental di Legok, Korban Ditemukan Malam Hari di Cadas Rancagong

Diikuti Jawa Timur urutan selanjutnya menambahkan sebanyak 735 kasus dan kumulatifnya masih urutan kedua sebanyak 71.369 kasus.

Urutan terakhir dalam lima besar harian, berada di Kalimantan Timur menambahkan 393 kasus dan kumulatifnya mencapai 22.862 kasus. 

Disamping itu, untuk kasus pasien meninggal harian juga masih bertambah sebanyak 155 kasus dan kumulatifnya menjadi 19.111 kasus atau 3,0% dari pasien terkonfirmasi.

Dari rincian per provinsi, Urutan pertama harian berada di Jawa Timur dengan menambahkan pasien meninggal sebanyak 49 kasus kumulatifnya masih yang tertinggi sebanyak 4.969 kasus. Jawa Tengah urutan kedua menambahkan 23 kasus dan kumulatifnya mencapai 2.674 kasus. 

DKI Jakarta urutan ketiga menambahkan 22 pasien meninggal dan kumulatifnya juga masih urutan kedua bertambah menjadi 2.972 kasus.

BACA :  Empat Jam Pencarian Anak yang Tenggelam di Kubangan Bekas Galian Pasir di JLS Cilegon Ditemukan Tewas

Urutan keempat di Jawa Barat urutan kelima harian sebanyak 8 kasus dan kumulatifnya sejumlah 1.080 kasus. Dan Bali masuk urutan kelima menambahkan pasien meninggal sebanyak 5 kasus dan kumulatifnya mencapai 468 kasus. 

Selain itu, dari data hasil uji 426 laboratorium jejaring per 15 Desember 2020, jumlah spesimen selesai diperiksa per hari sebanyak 60.700 spesimen dan kumulatifnya 6.485.085 spesimen. Jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 38.849 orang dan kumulatifnya 4.347.393 orang. 

Sementara jumlah negatif COVID-19 dari hasil periksa, per hari ini sebanyak 32.729 orang dan kumulatifnya 3.717.964 orang. Selain itu per hari ini jumlah suspek tercatat ada 63.666 kasus. Untuk sebaran wilayah masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota.(ADVERTORIAL)



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler