Connect with us

Berita Pemda

Kunker ke Serang, Sekda Cirebon Bisik-bisik Soal Ini

Published

on

Sekda Kabupaten Cirebon Rahmat Sutrisno bersama Sekda Serang Tubagus Entus Mahmud Sahiri (peci hitam) saat membahas SAKIP di Aula KH Syam’un Pemkab Serang. (BantenHits.com/Mursyid Arifin)

Serang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon, Provinsi Jawa Barat melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Pemkab Serang pada Kamis, 17 Desember 2020.

Tujuan kunker tersebut, untuk belajar Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), dan Pemkab Serang dinilai berhasil dalam menerapkannya.

Rombongan Pemkab Cirebon yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda), Rahmat Sutrisno dan pejabat lainnya diterima oleh Sekda Kabupaten Serang, Tubagus Entus Mahmud Sahiri dan pejabat OPD terkait di Lingkungan Pemkab Serang, di Aula KH. Syam’un.

Sekda Kabupaten Cirebon, Rahmat Sutrisno mengungkapkan, terkait penerapan SAKIP Pemkab Cirebon harus banyak belajar ke Pemkab Serang, terutama pada Bagian Organisasi. Menurutnya, hal itu yang membuat Kabupaten Serang cepat naik penilaian SAKIP-nya.

BACA :  Jazuli Abdillah Akui Positif Covid-19 tanpa Gejala, Ingatkan Warga Banten Agar Jaga Suasana Batin selama Pandemi

“Kita harus banyak belajar ke Kabupaten Serang. Memang kami sependapat untuk peningkatan itu ada poin-poin di SKPD yang menjadi inti untuk capaian RPJMD. Itu yang akan menjadi fokus di aplikasikan di Pemkab Cirebon,” ungkap Rahmat.

Disisi lain, lanjut Rahmat, di Pemkab Cirebon juga tengah melaksanakan perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 72 Tahun 2019 dan Perda Nomor 12 Tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah Kabupaten Cirebon.

“Makanya kita ingin melihat di Banten seperti apa, makanya kami ke sini dan sekaligus silaturahmi karena dari segi latar belakang budaya itu Cirebon sama dengan Banten,” tuturnya.

BACA :  KRI Nanggala 402 Tenggelam Lalu Terbelah Tiga; Warga Tangerang Ramai-ramai Salat Gaib dan Doa Bersama

“Memang ada beberapa yang tidak sama SOTK di Pemkab Serang dan Cirebon, nah nanti kita kaji ulang seperti di Rumah Sakit dr Drajat Prawiranegara (RSDP) Serang, di Kabupaten Cirebon akan kita evaluasi,” sambungnya.

Selain itu, tutur Rahmat, untuk Disdukcapil Kabupaten Serang memiliki 17 UPT (Unit Pelaksana Teknis). Itupun akan diaplikasikan di Pemkab Cirebon.

“Mudah-mudahan Kabupaten Cirebon bisa juga mengaplikasikan UPT seperti di Kabupaten Serang,” imbuhnya.

Diketahui, Pemkab Serang berdasarkan hasil penilaian SAKIP dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) tahun 2019, Kabupaten Serang meraih predikat A (memuaskan) dengan nilai 80,08.

Senada dikatakan Sekda Kabupaten Serang, Tubagus Entus Mahmud Sahiri. Pihaknya menyambut baik atas kedatangan Pemkab Cirebon. Kata dia, antara Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Serang banyak kesamaannya.

BACA :  Duh, Air PDAM di Kalanganyar Lebak Sudah 5 Hari Tak Mengalir

“Jadi, kalau bicara Cirebon dan Serang Banten sama berdasarkan sejarah Sultan Maulana Hasanudin pun berasal dari Cirebon,” ujarnya.

Kendati demikian, Entus berharap, antara Pemkab Serang dan Pemkab Cirebon bisa saling mengisi perbedaan.

“Nanti kita pun akan kesana (Cirebon) untuk mengetahui, apa yang ada di Cirebon untuk di aplikasikan di Kabupaten Serang,” ucap Entus.

Editor: Fariz Abdullah



Pria kelahiran Cihara, Kabupaten Lebak ini, dikenal aktif berorganisasi. Sejak sekolah hingga kuliah, jabatan strategis dalam organisasi pernah diembannya. Mursyid dikenal memiliki daya juang dan dedikasi tinggi dalam pekerjaannya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler