Connect with us

Berita Terbaru

Parah, Pria Paruh Baya di Tangerang Dibiarkan Terlantar 6 Hari; Tangannya Dikerumuni Belatung

Published

on

Seorang warga Desa Legok, Kabupaten Tangerang terlantar dan bagian tangannya dikerumuni belatung. (Foto: Tangkapan Layar)

Tangerang – Salah satu anggota Dewan Perawkilan Rakyat Daerah (DPRD) Banten, Mukhlis langsung melakukan panggilan seluler terhadap Sekertaris Kecamatan (Sekcam) dan Kepala Puskesmas setempat setelah menemui warga yang terlantar di Kampung Ciapus RT 01 RW 05 Desa Panongan, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat, 18 Desember 2020 malam.

Berdasarkan keterangan dari Mukhlis, Warga yang terlantar itu bernama Yayang Susanto (53) warga Kampung Dukuh Manggah, Desa Legok, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Banten.

Dikatakan Mukhlis, awalnya ada anggota Pemuda Pancasila (PP) yang mendatangi rumahnya untuk meminta tolong lantaran ada warga yang terlantar sampai 6 hari dengan kondisi yang mengenaskan.

BACA :  Cara PKS Banten Tangani Covid-19; Bagi-bagi Masker sampai Penyemprotan Disinfektan di Tempat Ibadah

“Tangan banyak belatungnya, kayaknya penyakit gula, itu sudah 6 hari terlantar, terus saya langsung telepon Sekcam sama Kepala Puskesmas, sebelum pertolongan datang saya tongkrongin di TKP,” katanya melalui pesan singkat WhatsApp.

Mukhlis mengungkapkan, setelah ia (anggota PP, red) melakukan telepon untuk meminta pertolongan kepada pihak Puskesmas, Yayan langsung diberikan pertolongan dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Balaraja.

“Alhamdulilah, sudah ditangani. Sekarang dibawa ke RSUD Balaraja,” ungkapnya.

Editor: Mursyid Arifin



Pria kelahiran Cihara, Kabupaten Lebak ini, dikenal aktif berorganisasi. Sejak sekolah hingga kuliah, jabatan strategis dalam organisasi pernah diembannya. Mursyid dikenal memiliki daya juang dan dedikasi tinggi dalam pekerjaannya.

Terpopuler