Connect with us

Advertorial

Komunikasi Terstruktur Kunci Sukses Program Vaksinasi COVID-19

Published

on

Presiden Joko Widodo telah menerbitkan instruksi terkait Vaksinasi Covid-19 kepada jajaran kabinet dan pemerintah daerah. Ilustrasi: Seorang anak tengah diimunisasi petugas, Kamis, 14 Oktober 2020. Pemkot Tangerang melaksanakan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) dengan protokol kesehatan Ketat. (Foto:tangerangkota.go.id)

Jakarta – Presiden Joko Widodo telah mengumumkan instruksi terbaru terkait penanganan pandemi Covid-19 yang ditujukan kepada jajaran kabinet hingga ke pemerintah daerah.

Seluruh aparat pemerintahan juga diinstruksikan untuk turut mensukseskan program vaksinasi Covid-19 secara nasional, yang mana Presiden sendiri akan menjadi yang pertama menerimanya.

“Hal terpenting, program vaksinasi termasuk juga komunikasi publik dapat berjalan terstruktur sesuai tahapannya. Hindari membuat asumsi atau pernyataan yang bersifat kontraproduktif dengan tujuan program vaksinasi,” tegas Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito saat memberi keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, 17 Desember 2020 yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

BACA :  Kenalkan Kekayaan Nusantara Melalui Cilegon Ethnic Carnival 2017, Pemprov Banten Optimis Tarik Wisatawan

Ia menambahkan, Rabu, 16 Desember 2020,Presiden Joko Widoo telah mengumumkan bahwa pemerintah berkomitmen menyediakan vaksin Covid-19 secara gratis kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Semua instansi, baik di tingkatan pemerintah pusat maupun daerah juga perlu menindaklanjuti program vaksinasi agar menjadi program prioritas sehingga program dapat berjalan dengan baik.

Hal ini katanya merupakan langkah penting yang dicapai Pemerintah dalam memberikan perlindungan warga negara demi tercapainya kekebalan kolektif di Indonesia.

Karena Indonesia sebagai negara dengan penduduk terbesar keempat dunia, maka pemberian vaksin secara gratis kepada seluruh penduduk akan berkontribusi besar dalam menciptakan kekebalan komunitas secara global. 

Meski demikian, Wiku menekankan pemerintah tidak akan terburu-buru dalam menyelenggarakan program vaksinasi.

BACA :  Pembangunan Rusun Rp 22 Miliar di Kawasan Tanjung Lesung Tunggu Hibah Lahan dari PT. BWJ

Program vaksinasi akan diselenggarakan secara bertanggungjawab dan tetap mematuhi tahapan-tahapan pengembangan vaksin, sehingga nantinya vaksin yang digunakan masyarakat aman dan berkhasiat.

“Penting untuk diingat, jika nanti program vaksinasi akan dijalankan pada tahun 2021 pemerintah memastikan vaksin yang digunakan adalah vaksin yang terbaik bagi masyarakat Indonesia,” Wiku meyakinkan. 

Diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan 5 instruksi terbaru untuk mensukseskan program vaksinasi Covid-19 secara nasional. 

Pertama, Presiden memerintahkan vaksin Covid-19 diberikan secara gratis, dan masyarakat tidak dikenakan biaya sama sekali. 

Kedua, Presiden memerintahkan seluruh jajaran kabinet, kementerian, lembaga dan pemerintah daerah memprioritaskan program vaksinasi pada tahun anggaran 2021. 

Ketiga, Presiden memerintahkan  Menteri Keuangan untuk memprioritaskan dan merelokasi anggaran lain terkait ketersediaan dan vaksinasi secara gratis. Dan Presiden menegaskan, tidak ada alasan masyarakat tidak mendapat vaksin. 

BACA :  Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Sumbang APD untuk Tenaga Medis Covid-19 di RSDP

Keempat, Presiden Joko Widodo akan menjadi yang pertama mendapatkan vaksin Covid-19. Tujuannya, untuk memberikan kepercayaan dan keyakinan kepada masyarakat bahwa vaksin yang digunakan aman. 

Kelima, Presiden meminta masyarakat terus menjalankan disiplin 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Hal itu untuk kebaikan masyarakat itu sendiri.(ADVERTORIAL)



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler