Connect with us

Berita Terbaru

Wisuda Sarjana XIV STAI Wasilatul Falah Digelar Secara Daring, Bupati Iti: Tetap Cerdas dan Disiplin

Published

on

Civitas akademik STAI Wasilatul Falah saat foto bersama usai sidang senat dan wisuda sarjana XIV. (istimewa)

Lebak- Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Wasilatul Falah menggelar sidang senat terbuka wisuda sarjana XIV, Sabtu, 19 Desember 2020. Acara digelar secara daring melalui zoom meeting.

Tercatat dari 3 program studi (Prodi) terdapat 52 Mahasiswa dan Mahasiswi yang mengikuti proses sidang senat dan wisuda. Masing-masing Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) 30 orang, Pendidikan Bahasa Arab (PBA) 2 orang dan Ekonomi Syariah (ESY) 17 orang.

“Sidang senat dan wisuda sarjana XIV digelar secara daring karena dalam masa Pandemi Covid-19. Terlebih juga sebagai salah satu cara agar sebarannya tidak meluas,”kata Ketua Jurusan Tarbiyyah STAI Wasilatul Falah Dr. H. Iyan Fitriana kepada BantenHits, Minggu, 20 Desember 2020.

BACA :  Disebut Ahli Kimia Peracik Narkoba, Serge "Keukeuh" Ngaku Tukang Las

Iyan meminta agar para wisudawan ataupun wisudawati untuk tak berpuas diri. Meski telah bergelar sarjana atau strata satu (S1) seyogianya itu merupakan awal dari fase akademik untuk kembali gerilya pada strata berikutnya.

“Saya ingin kembali mengutip pesan dari Almaghfurlah Abah Kyai Haji Yusuf yang disampaikan melalui Abah Ketua Yayasan yaitu Wasilatul Falah hadir untuk menolong umat, Wasilatul Falah hadir untuk memberikan kebermanfaatan seluas luasnya bagi masyarakat,”imbuh Camat Cikulur ini.

Sementara Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya yang hadir secara virtual dalam acara wisuda memberikan penghargaan sekaligus ucapan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan proses pembelajaran di STAI Wasilatul Falah Rangkasbitung.

BACA :  Keluar Masuk Penumpang di Stasiun Rangkasbitung, Citeras dan Maja Diperketat saat PSBB

Menurutnya, prosesi wisuda dan titel seorang sarjana adalah suatu bentuk pengakuan dan penghormatan akademis, dimana ke depan tantangan yang dihadapi semakin sulit.

“Saya harap para wisudawan senantiasa mengedepankan jiwa yang cerdas, berakhlakul karimah, dalam tonggak mengembangkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, sehingga mampu mengembangkan kekuatan cara berfikir dan berbuat untuk mengamalkan tugas dan kewajiban kita atas disiplin ilmu kita,”tandasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler