Connect with us

Berita Terbaru

Catat! Belajar Daring di Banten Berlanjut hingga Tahun 2021

Published

on

FOTO ILUSTRASI Kepala Sekolah SMAN 3 Rangkasbitung saat memberikan santunan untuk anak yatim. (Dok. BantenHits.com)

Serang – Gubernur Banten Wahidin Halim memutuskan pembelajaran tatap masih berlanjut hingga tahun 2021. Hal itu terungkap setelah Pemeritah Provinsi Banten melakukan rapat bersama Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Dokter Paru dan Dokter Anak, di Rumah Dinas Gubernur Banten, Selasa, 22 Desember 2020.

“Sekolah tatap muka, telah mendengarkan dari berbagai pihak seperti IDI, Dinas Pendidikan, dan berkesimpulan tatap muka per Januari ditunda itu kesepakatannya,” tegasnya kepada awak media.

Wahidin Halim mengaku, pertimbangan pembelajaran tatap muka ditunda kembali karena melihat penularan Covid-19 masih tinggi di Banten, meskipun per 21 Desember 2020 seluruh daerah tidak lagi masuk zona merah.

BACA :  Kecelakaan Beruntun di Tol Tangerang-Merak KM 50, Dua Bus Murni Vs Kijang Innova

“Banten orange, tapi masih tinggi tingkat penularannya. Setiap Kabupaten/Kota tidak boleh,” kata WH sapaan Wahidin Halim.

Mantan Wali Kota Tangerang ini mengaku, keputusan pembelajaran dengan skema Dalam Jaringan (Daring) di Banten sampai dengan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 menurun.

“Sampai mereka di vaksin dan kasus menurun,” tuturnya.

Kendati demikian, Wahidin menegaskan, bagi sekolah yang melanggar keputusan tersebut akan dikenakan pidana sesuai dengan peraturan Pemeritah tentang karantina.

“Bagi yang melanggar ada pidananya, terjadi kerumunan terjadi tatap muka terjadi efek dan dampak menjadi perhatian Pemeritah atau gugus tugas,” tegasnya.

Editor: Mursyid Arifin



Pria kelahiran Cihara, Kabupaten Lebak ini, dikenal aktif berorganisasi. Sejak sekolah hingga kuliah, jabatan strategis dalam organisasi pernah diembannya. Mursyid dikenal memiliki daya juang dan dedikasi tinggi dalam pekerjaannya.

Terpopuler