Connect with us

Berita Terbaru

Lebak Punya Tempat Pelatihan untuk Pekerja Migran, Ini Lokasinya

Published

on

FOTO ILUSTRASI. Para imigran Myanmar yang diamankan di Polsek Mauk. (Banten Hits / Hendra Wibisana)

Lebak- Pemerintah Kabupaten Lebak menetapkan Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai tempat pelatihan pekerja migran Indonesia (PMI).

Berlokasi di Jalan Raya Cipanas Km. 7, Desa Pajagan, Kecamatan Sajira, para pekerja migran akan mendapatkan pelatihan agar lebih terampil dan profesional dalam bekerja.

“Pemerintah Kabupaten lebak terus berusaha dengan sekuat tenaga untuk memberikan perlindungan dan kepastian hukum bagi para pekerja imigran,”kata Wakil Bupati Lebak, Ade Sumardi saat meresmikan Pusat Pelatihan dan Pengembangan Pekerja Migran Indonesia secara virtual, Rabu, 23 Desember 2020.

Menurut Ade, Pemkab akan berusaha memberikan perhatian dan perlindungan kepada migran asal Kabupaten Lebak.

BACA :  Puluhan Bangunan Sekolah Dasar di Lebak Retak Setelah Diguncang Gempa 6,9 SR

Pasalnya, Ade menilai, para imigran ini merupakan pahlawan dan pekerja tangguh bagi keluarga juga menjadi sosok pahlawan negara sebagai penghasil devisa bagi negara.

“Saya harap para stakeholder gencar mensosialisasikan kepada para calon pekerja migran yang ingin bekerja di luar negeri, taati peraturan sesuai prosedur, tingkatkan keterampilan dan jauhkan dari cara-cara percaloan yang merugikan saudara-saudara kita para calon pekerja imigran,”imbuhnya.

Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Lebak, H. Tajudin menjelaskan pelatihan untuk para pekerja migran ini bekerjasama dengan PT Bintang Permata Lestari.

Ia berharap, para pekerja migran memiliki keterampilan dan kemampuan untuk bekerja di luar negeri.

“Terbanyak PMI asal lebak ada di negara Arab Saudi sebanyak 496 orang dari total PMI asal lebak 887 orang yang tersebar di 18 negara,”jelasnya.

BACA :  Wakil Bupati Lebak Sebut NKRI Tengah Digembosi

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Terpopuler