Connect with us

Berita Terbaru

Fakta soal Bayi dalam Plastik Merah Putih; Ibunya Berzina dengan Pacar Lalu Nikah dengan Pria Lain dalam Kondisi Hamil

Published

on

RH (24) ibu Kandung yang Buang Bayi Dalam Palstik di Desa Rancaseneng, Kecamatan Cikeusik (Istimewa)

Pandeglang – Sosok mayat bayi ditemukan di kolam warga Desa Rancaseneng, Kecamatan Cikeusik, Pandeglang, Rabu 23 Desember 2020 kemarin.

Mayat bayi dengan jenis kelamin laki-laki itu pertama kali ditemukan warga yang hendak membuat jemuran pakaian di belakang rumahnya, sekitar pukul 07.30 WIB.

Berikut Fakta-faktanya :

1. Bayi Dibuang Ibu Kandungnya

Kurang dari 24 Jam atau sekitar pukul 15.30 WIB, jajaran Polsek Cikeusik mengamankan seorang wanita berinsial RH (24) di rumah mertuanya yang terlerak di Kampung Rancaseneng, Kecamatan Cikeusik. Wanita itu merupakan ibu kandung dari bayi tersebut.

BACA :  Diringkus Polisi, Begini Modus Pelaku Hipnotis di Bintaro Xchange

“Ya sudah diamankan kemarin, pelaku ibu kandungnya sendiri,” kata Kasatreskrim Polres Pandeglang, AKP Mochammad Nandar, Kamis 24 Desember 2020.

2. Bayi Hasil Hubungan Gelap

Bayi yang dibuang oleh RH, ternyata hasil hubungan gelap. RH sengaja membuang bayi tersebut karena takut ketahuan oleh suaminya. Sebelum menikah dengan suamu sahnya, RH terlebih dahulu menjalin asmara dengan pria berinisal D.

“Selama pacaran, RH dan D melakukan hubungan suami istri sebanyak dua kali hingga RH hamil. Dalam keadaan hamil itu RH menikah dengan lelaki lain yang kini menjadi suami sahnya,” jelasnya.

3. RH Melahirkan Bayi di Kamar Mandi

Pada 17 Desember 2020 lalu, RH meraskan sakit perut dan melahirkan bayi dengan jenis kelamin laki-laki di dalam kamar mandi rumahnya.

BACA :  Dilarang Berjualan, Omset PKL di Alun-alun Pandeglang Menurun

Karena takut ketahuan suami sahnya, RH akhirnya memasukan bayi tersebut ke dalam plastik berlapis merah putih dan membuangnya.

“Karena panik dan takut ketahuan suaminya, kemudian pelaku mengambil plastik di dapur dan memasukannya ke dalam plastik dan membuangnya ke kolam,” ungkap Nandar.

4. Bayi Dibuang Dalam Keadaan Hidup

Menurut Nandar, saat bayi itu terlahri sempat menangis di dalam kamar mandi. RH yang panik langsung memotong ari-ari bayi menggunakan pisau dapur dan memasukan bayi ke dalam plastik.

“Saat lahir bayinya sempat menangis, betul sekali (Dibuang Hidup-hidup), bayi lahir dalam perkiraan usia kandungan 8 bulan,” katanya.

5. Mayat Bayi Membusuk Ditemukan Suami RH

Pada Rabu 23 Desember 2020, sekitar jam 07.30 WIB. Suami pelaku yang hendak membuat jemuran pakaian malah menemukan bayi dalam plastik tersebut, sehingga suami RH melaporkan penemuan itu ke pihak Desa dan Polsek Cikeusik.

BACA :  Ular Sanca Sepanjang 4 Meter Buat Geger Warga Cilegon saat Tengah Malam

“Mayat bayi tersbeut ditemukan oleh suami RH, lalu melaporkannya ke pihak desa dan Polsek Cikeusik,” tandasnya.

Editor : Darussalam Jagad Syahdana



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler