Connect with us

Advertorial

Satgas Pastikan Masyarakat Memperoleh Informasi Transparan soal Penanganan COVID-19

Published

on

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito meminta semua daerah tak lengah saat libur akhi tahun agar tak jadi zona merah COVID-19.(FOTO: covid19.go.id)

Jakarta – Satgas Penanganan COVID-19 menjelaskan bahwa data dan informasi yang disampaikan kepada masyarakat bertujuan untuk memberikan informasi dan gambaran penanganan pandemi Covid-19. 

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menjelaskan bahwa data yang diinformasikan merupakan basis pengambilan upaya penanganan Covid-19 yang dilakukan oleh Satgas Covid-19 daerah dan pemerintah daerah. 

“Bentuk tanggungjawab kami sebagai Satgas Covid-19, memastikan hak masyarakat mendapatkan informasi yang transparan tanpa ditutupi,” tegas Wiku saat menjawab pertanyaan media dalam agenda keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa, 29 Desember 2020 yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

BACA :  Pasien COVID-19 Sembuh Per 4 November 2020 Melebihi Pasien Positif

Selain itu, bagi masyarakat, data yang dipaparkan Satgas Penanganan Covid-19 Prof dapat dijadikan peringatan dini bagi masyarakat. Agar dapat menyesuaikan aktivitasnya dengan perkembangan terkini penanganan Covid-19. 

Disamping itu, dalam penanganan Covid-19 Pemerintah memastikan bahwa masyarakat akan menerima vaksin sesuai dosis yang sudah ditentukan berdasarkan hasil uji klinis. “Pemerintah saat ini sedang mengembangkan sistem, yang nantinya memastikan masyarakat sudah menerima vaksin sesuai ketentuan medis,” kata Wiku masih menjawab pertanyaan media. (ADVERTORIAL)



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler