Connect with us

Berita Terbaru

Banten Diguncang Gempa Nyaris 1000 Kali saat Tahun 2020

Published

on

Peta sebaran episenter gempa bumi Provinsi Banten dan sekitarnya periode Januari – Desember 2020. (Istimewa)

Serang – Pada periode Januari hingga Desember 2020, di wilayah Banten dan  sekitarnya telah terjadi gempabumi tektonik sebanyak 840 kali.

Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Geofisika Klas I Tangerang, Urip Setiyono mengatakan, dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2019 aktivitas kegempaannya meningkat sekitar 80 persen frekuensi kejadiannya, pada periode tersebut terjadi 467 gempabumi.

“Hasil analisa Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) – Stasiun Geofisika Klas I Tangerang menunjukkan bahwa kekuatan gempabumi yang terjadi bervariasi dari M1,8 hingga M6,0,” ujarnya kepada BantenHits.com melalui pesan singkatnya, Jum’at, 1 Desember 2020.

BACA :  Kisah Sadis Pembunuh ABG di Tangsel; Bawa Potongan Jari dan Kuping Korbannya ke Anak Sungai Ciliwung

Lebih lanjut, ia menjelaskan, untuk sebaran pusat gempabumi (episenter) umumnya berada di laut, yaitu pada zona pertemuan lempeng Indo-Australia dan Eurasia dibagian barat Lampung, sekitar Selat Sunda, dan selatan Provinsi Banten hingga Jawa Barat.

“Gempabumi dengan kekuatan 3 ≤ M < 5 dominan terjadi yaitu sekitar 65 % (549 kejadian), diikuti gempabumi dengan kekuatan M < 3 sebesar 33 % (275 kejadian), serta gempabumi dengan M ≥ 5 sebesar 2 % (16 kejadian),” paparnya.

Adapun gempabumi yang guncangannya dirasakan oleh masyarakat wilayah Banten selama Januari hingga Desember 2020 terjadi sebanyak 12 (dua belas) kali.

“Dari 12 gempabumi yang guncangannya dirasakan tersebut, sampai Desember tidak ada gempabumi yang mengakibatkan kerusakkan di wilayah Banten,” tegasnya.

BACA :  Arak-arakan Massa Hantarkan Tatu-Pandji Daftar ke KPU Kab. Serang, Sosok Ulama Karismatik Ini Ada Digarda Terdepan

Untuk gempabumi berdasarkan kedalamannya, kata Urip, tercatat 86,1 % (723 kejadian) gempabumi terjadi pada kedalaman dangkal (h<60 km) dan 13,8 % (116 kejadian), kedalaman menengah (60≤h<300 km) serta hanya ada 0,1 % (1 kejadian) dan kedalaman dalam (h>300 km).

“Aktivitas gempabumi terbanyak terjadi pada bulan Oktober 2020 sejumlah 104 kejadian, sedangkan terendah aktivitas kejadian gempanya pada bulan Agustus 2020 sejumlah 36,” pungkasnya.

Editor: Mursyid Arifin



Pria kelahiran Cihara, Kabupaten Lebak ini, dikenal aktif berorganisasi. Sejak sekolah hingga kuliah, jabatan strategis dalam organisasi pernah diembannya. Mursyid dikenal memiliki daya juang dan dedikasi tinggi dalam pekerjaannya.

Terpopuler