Connect with us

Berita Utama

Ngeri! COVID-19 di Kota Serang Menyasar Usia Produktif dan ASN

Published

on

Pasien COVID-19 di Kota Serang didominasi usia produktif. Ilustrasi: FK UPH memberikan pembekalan khusus penanganan pasien Covid-19 kepada relawan medis. (Foto: Dok. FK UPH)

Serang – Sebanyak 1.117 kasus telah terkonfirmasi positif covid-19 di Kota Serang sepanjang pandemi Covid-19 melanda. Yang mengkhawatirkan, usia produktif di Kota Serang yakni usia dalam rentang 19 – 45 tahun justru menjadi dominan terkena virus.

Hal tersebut diungkapkan Kepala bidang komunikasi satgas penanganan Covid-19 Kota Serang W Hari Pamungkas kepada wartawan, Senin, 4 Desember 2020.

Menurut Hari, sejak awal kasus COVID-19 masuk ke Kota Serang, jenis pekerjaan Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi yang kedua terbanyak terjangkit COVID-19, yakni mencapai 127 kasus. Sementara karyawan swasta mencapai 178 kasus.

BACA :  Perempuan dan Anak Rentan Jadi Korban Kekerasan Selama Pandemi, P2TP2A Banten Intens Pendampingan

“Gabungan ASN Provinsi Banten dan bekerja di luar Kota Serang tapi berdomisili di Kota Serang. Kalo untuk karyawan swasta dari institusi pekerja kami tidak bisa jelaskan disini,” tegas Hari kepada awak media di kantornya, Senin 4 Januari 2020.

Zona Merah COVID-19

Hari menjelaskan, dari enam kecamatan yang ada di Kota Serang, ada dua kecamatan yang masuk zona kuning yakni Walantaka dan Cipocok Jaya. Tiga kecamatan hijau ada di
Taktakan, Kasemen dan Curug. Sementara untuk Kecamatan Serang masuk dalam zona Merah.

“Kecamatan Serang Dominasi itu zona merah karena jumbelah penduduknya banyak dan memenuhi semua kriteria tersebut,” paparnya.

Pemetaan grafik zona tersebut berdasarkan Kemendagri Nomor 440-830 tahun 2020 tentang pedoman tatanan normal baru produktif dan aman, ada empat indikator berdasarkan hal tersebut.

BACA :  Diduga Sakit, Pria di Tangsel Ditemukan Tewas di Dalam Kontrakan

“Indikatornya pertama kasus jumbelah penderita selama setidaknya 14 hari. Jumbelah ODP/PD selama setidaknya 14 hari, jumbelah kematian yang di makamkan dengan protokol COVID-19, penularan langsung COVID-19 pada petugas kesehatan,” jelas Hari.

“Aktifitas sosial ekonomi juga jadi dampak kecamatan Serang masuk ke dalam zona merah,” pungkasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Terpopuler