Connect with us

Berita Terbaru

Pemkot Tangerang Ajukan 2,4 Juta Dosis Vaksin ke KPC PEN, Berapa yang Disetujui?

Published

on

Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah menyebut pihaknya telah mengajukan 2,4 juta vaksin COVID-19 kepada KPC PEN.(FOTO: tangerangkota.go.id)

Tangerang – Vaksin COVID-19 buatan Sinovac telah tiba di Banten Minggu malam, 3 Januari 2021 sekitar pukul 19.45 WIB. Penyimpanan vaksin sementara di Labkesda (Gudang Farmasi) Provinsi Banten yang telah lengkap dengan lemari pendingin khusus.

Pemerintah Kota Tangerang saat masih menanti kepastian jumlah masyarakat Kota Tangerang yang akan menerima vaksin COVID-19 yang akan diberikan oleh Pemerintah Pusat secara cuma-cuma kepada masyarakat.

Dalam keterangan tertulis, Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah menjelaskan, Pemerintah Kota Tangerang telah mengajukan sebanyak 2,4 juta dosis vaksin COVID-19 kepada Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN).

BACA :  Rp5 Miliar Bantuan Keuangan Provinsi Banten Difokuskan Tangani Covid-19 di Lebak

“Angka tersebut merupakan jumlah yang kita ajukan ke KPC PEN,” jelas Arief saat ditemui di Pusat Pemerintah Kota Tangerang, Senin, 4 Januari 2021.

Namun, lanjutnya, bahwa angka yang diajukan tersebut masih belum terverifikasi dan masih harus melewati proses validasi oleh KPC PEN.

“Mungkin jumlahnya dapat berkurang jika sudah melalui proses validasi,” terangnya.

Di lokasi berbeda, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Liza Puspadewi memaparkan, dari total 2,4 juta dosis yang diusulkan, rencananya akan diperuntukan bagi seluruh tenaga kesehatan di Kota Tangerang sebanyak 12.148 dosis vaksin.

“Baik tenaga kesehatan yang merupakan pegawai Pemkot Tangerang maupun yang bertugas di Faskes swasta,” tukas Liza.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

BACA :  Tanto Arban Soal Covid-19: Lawan Jangan Saling Mengucilkan  



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler