Connect with us

Berita Utama

Tujuh Bulan Terus-terusan Diancam Tiap Malam, Anak Korban Kekerasan Seksual Ayah Tiri di Pandeglang Alami Trauma Hebat

Published

on

Ilustrasi Pencabulan

Ilustrasi/liputan6.com

Pandeglang – USL (13) anak korban kekerasan seksual mengalami trauma hebat. Pasalnya, warga Kabupaten Pandeglang itu hamil 4 bulan gara-gara dicabuli ayah tirinya inisial I (40).

Aksi bejat itu dilakukan di rumah korban sejak Juni 2020, pelaku melancarkan askinya pada malam hari atau saat ibu kandung korban tertidur.

Pelaku diam-diam masuk kedalam kamar korban lalu membekap mulut hingga mengancam korban agar mau melayani nafsunya.

Kini pelaku sudah diamankan di Mapolres Pandeglang pada Rabu 6 Januari 2021. Kepada Polisi, pelaku mengaku tertarik dengan kecantikan korban, sehingga ia nekat melakukan pencabulan untuk melampiaskan nafsunya.

“Motif korban itu nafsu. Korban selalu diancam oleh pelaku agar mau melayaninya dan tidak menceritakan kejadian itu,” kata kanit PPA Polres Pandeglang, IPDA Dasep, Kamis 7 Januari 2021.

BACA :  Baznas Lebak Targetkan Pengumpulan ZIS Rp 12,4 M

Menurut Dasep, kehamilan korban mulai tercium oleh ayah kandung dan ibu korban, sehingga dilakuka test kehamilan. Dari test kehamilan tersebut baru diketahui bahwa korban telah hamil.

Namun karena korban merasa ketakutan dan trauma, korban kesulitan untuk berinteraksi. Bahkan, saat ditanya siapa yang menghamili, korban hanya terdiam.

“Korban susah digali keterangan, saking takutnya ke bapak tiri,” jelasnya.

Setelah korban ketahuan hamil, pelaku malah menuduh tukang ojek di wilayah sekitar yang melakukan pencabulan. Karena selama ini, korban sering diantar oleh tukang ojek tersebut.

Bahkan untuk menghilangkan kecurigaan ibu dan warga lainnya, pelaku juga mengaku-ngaku membawa air doa agar korban mau bicara.

“Perbuatan pekaku seperti itu (Membawa air doa) malah membuat korban semakin takut,” ujarnya.

BACA :  KNPI Resmi Laporkan Pungli Sertifikasi Guru di Lebak

Namun pada akhirnya, korban mengaku telah dicabuli oleh ayah tirinya. Sehingga warga yang mengetahui itu langsung mengamankan pelaku.

“Saat itu korban mengaku kepada bibinya melaui ketikan SMS, bahwa telah dicabuli ayah tirinya. Sehingga pelaku langsung diamankan,” pungkasnya.

Editor : Darussalam Jagad Syahdana



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler