Connect with us

Berita Terbaru

Bos Toko Jamu di Pandeglang Dicokok Polisi Gegara Edarkan Miras Oplosan

Published

on

Foto Ilustrasi : Penyitaan Minuman Keras (Istimewa)

Pandeglang – Seorang bos toko jamu di Kecamatan Labuan, inisial DAP (27) dicokok aparat Kepolisian Polres Pandeglang gegara menjual minuman keras (Miras) oplosan. Polisi juga menyita 37 kantong plastik berisi Miras oplosan.

“Semalam kami mengamankan seorang pemilik toko jamu yang juga mengedarkan Miras oplosan. Penangkapan itu kami lakukan berawal dari aduan masyarakat sekitar,” kata Kasat Reskrim Polres Pandeglang AKP Mochamad Nandar, Senin 11 Januari 2020.

Menurut Nandar, DAP mendapat Miras oplosan  dari N di Bandung. DAP biasanya memesan 5-7 galon Miras oplosan dengan cara dititipkan ke mobil Bus Arimbi.

“Per satu galonnya, pelaku membeli seharga Rp 500 ribu. Kemudian dia bungkus ulang ke dalam plastik dan dijual dengan harga Rp 20 ribu sampai Rp 30 ribu untuk takaran 600-800 mili liter,” ungkapnya.

BACA :  Bandara Soetta Pampang Tarif Batas Atas dan Bawah Tiket Pesawat

Selain itu, Polisi juga ikut mengamankan dua orang rekan pelaku yaitu YS (23) dan AP (32). Kini ketiganya ditahan di Mapolres Pandeglang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Ketiganya masih kami amankan dari semalam. Kalau kemungkinan ditetapkan tersangka, sepertinya enggak karena mereka hanya menjual,” jelasnya.

Pihak Kepolisian juga akan memburu pengirim Miras oplosan tersebut.

“Yang jelas, kami mau mengejar orang yang nyuplainya dan ini masih kami dalami lebih lanjut,” tutupnya.

Editor : Fariz Abdullah



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler