Connect with us

Berita Terbaru

Deretan Kenangan Pilot Sriwijaya Air SJ 182 yang Tengah Viral; Mulai dari Ingatkan Rekan Salat sampai Foto

Published

on

Ilustrasi Pesawat Sriwijaya Air: istimewa/tribunnews.com.

Jakarta – Pesawat Sriwijaya Air nomor register PK-CLC SJ 182 yang bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta Tangerang menuju Pontianak, hilang setelah 44 menit lepas landas, Sabtu, 9 Januari 2021 sekitar pukul 14.40 WIB.

Pesawat tersebut diketahui jatuh di perairan Kepulauan Seribu di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki, Kepulauan Seribu.

Pesawat dikemudikan pilot Kapten Afwan dengan co-Pilot Diego Mamahain. Di dalam pesawat ada 43 penumpang dewasa, tujuh penumpang anak, tiga penumpang bayi, dan 12 kru terdiri enam kru aktif dan enam kru ekstra.

Tragedi ini membuat dunia penerbangan berduka, terutama keluarga, kerabat dan rekan kerja dari Kapten pilot Afwan, salah satu awak pesawat tujuan Jakarta-Pontinak tersebut.

Dikutip BantenHits.com dari laman viva.co.id, Kapten Afwan selama ini dikenal sebagai pribadi yang memiliki kepribadian baik dan santun di lingkungan rumahnya, di kawasan Cibinong, Bogor. Warga juga mengenalnya sering memberikam ceramah tausyiah di masjid.

BACA :  Soal Mr Matrik yang Diduga Pengendali Proyek di Pandeglang, Muhlas: Itu Celotehan Aja

Pasca tragedi itu, jagat media sosial pun turut diramaikan dengan sejumlah postingan yang menampilkan berbagai kenangan terakhir Kapten Afwan sebelum melaksanakan tugas terbang bersama pesawat Boeing 737-500 itu.

“Oh god last before flight by capt afwan,” tulis tweet dari akun @sandymusic_. 

Selain itu ada pula sebuah gambar selembar kertas bertuliskan pesan dari Kapten Afwan meminjam charger rekannya yang kini viral di media sosial.

“Agung, Saya pinjam chaegernya sebentar ya, tks sebelumnya.. NB: Jgn lupa sholat subuh.. Cpt Afwan,” tulis pesan itu. 

“Lost a dad I feel you we’ve felt the same pain, although in a different way Dear capt. Afwan’s family You are strong, God loves your dad so much. Indonesia pray for him. My deep condolences, may our capt rest well in Allah’s heaven. Amin.,” beber tweet dari @inisialnyaCP.

Foto-foto Kapten Afwan pun langsung menjadi perhatian warganet yang memanjatkan doa untuk ayah dari 3 orang putri tersebut.

BACA :  Ngamuk. Orang Tua Siswa Tuding SMPN 2 Sukamulya Tangerang Mainkan Aturan

“Capt Afwan, May Allah grants you to Jannah. Al-Fatihah,” kata salah satu postingan warganet.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, pesawat Sriwijaya Air nahas ini dikabarkan meledak beberapa saat setelah tinggal landas dari Bandara Soekarno-Hatta.

Setelah hampir 24 jam dinyatakan hilang, Tim gabungan pencarian Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 mengungkapkan perkembangan terbaru.

Dikutip BantenHits.com dari laman CNBC Indonesia, melalui keterangan pers tim gabungan mengungkap, telah menemukan barang-barang korban dan pesawat di kedalaman 23 meter.

Hal itu diungkapkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (BKS) bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto serta Kepala Basarnas Bagus Puruhito, Ketua KNKT Soerjanto Tjahjanto, Dirut Jasa Raharja Budi Rahardjo, dan Dirjen Perhubungan Udara Novie Riyanto, saat menyampaikan progres temuan bagian pesawat Sriwijaya SJ 182 oleh tim gabungan di lapangan, Minggu, 10 Januari 2021.

BACA :  Empat Kecamatan di Kota Tangerang Terendam Banjir

Menhub menyampaikan informasi ini saat berada di Kapal KRI John Lie milik TNI yang akan menuju lokasi ditemukannya bagian dari pesawat.

“Dari apa yang kami dapatkan hari ini ada suatu kemajuan. Ini menunjukkan kinerja dari semua pihak di lapangan berjalan dengan baik. Kami mohon doa dari semua masyarakat agar proses pencarian ini bisa berjalan dengan baik,” jelas Menhub, dalam siaran persnya.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, Kapal Rigel milik TNI bersama tim gabungan yang diterjunkan melakukan pencarian telah menemukan sinyal dari pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

Kemudian tim penyelam dari tim Kopaska juga sudah melakukan penyelaman dan menemukan beberapa bagian dari pesawat seperti: pecahan pesawat, life vest, warna bagian dari pesawat, bagian registrasi pesawat dan sejumlah temuan lainnya.

Barang-barang tersebut ditemukan dari kedalaman sekitar 23 meter dari permukaan laut.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler