Connect with us

Berita Terbaru

Realisasi Investasi Lampaui Target, Pemkab Lebak Dapat Insentif Rp8 Miliar dari Kemenkeu

Published

on

Ilustrasi Uang

Lebak- Realisasi investasi di Kabupaten Lebak pada tahun 2020 mencapai Rp3,23 Triliun atau 302,42 persen. Jumlah tersebut telah melampaui target yang hanya Rp1 Triliun.

Capaian itu rupanya berhasil membuat Kabupaten Lebak mendapatkan insentif dari kementerian keuangan (Kemenkeu).

Totalnya, di tahun 2021 ini Pemkab Lebak mendapatkan insentif sebanyak Rp18 miliar. Di mana Rp10 Miliar berasal dari keberhasilan SAKIP dan Rp8 Miliar dari investasi.

“Iya betul (dapat insentif-red), insentif itu digunakan untuk pendidikan, kesehatan dan infrastruktur,”kata Kabid Perencanaan,Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah Bapelitbangda, Widi Ferdian kepada BantenHits, Kamis, 14 Januari 2021.

Sementara Kepala Dinas Penanaman Modal (DPM), Yosep Mohammad Holis mengatakan meski realisasi investasi di tahun 2020 melampaui target, faktanya di tahun 2021 target investasi tidak mengalami kenaikan atau masih sama yakni Rp1 Triliun.

BACA :  Polisi Minta Simpatisan Rizieq Shihab Pulang

Target tersebut, menurut Yosep
mengacu kepada Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Lebak 2019 – 2024.

Meski demikian, Yosep meyakini target investasi tersebut akan tercapai. Terlebih, pada Juli 2021 Jalan Tol Serang – Panimbang sudah mulai dioperasikan.

“Kami yakin, dan optimistis realisasi investasi akan makin membaik. Apalagi, Juli 2021 jalan tol sudah mulai running,” ungkap Yosef Muhamad Holis.

“Investasi di Lebak didominasi industri non logam, perumahan, peternakan, dan jalan tol,”tambah mantan Sekretaris Bappeda Lebak ini.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Terpopuler