Connect with us

Berita Terbaru

Merubah Paradigma Penanggulangan Bencana Ala Polresta Tangerang

Published

on

Jajaran Polresta Tangerang saat melakukanukan Simulasi Penanggulangan Bencana Banjir. (Bantenhits/Rikhi Ferdian)

Tangerang- Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro menilai saat ini paradigma penanggulangan bencana perlu dirubah.

Jika dahulu masih mengedepankan responsif, saat ini penanggulangan sudah seharusnya menerapkan sistem preventif.

Salah satu caranya, Polresta Tangerang bersama dengan Pemkab Tangerang dan dan Kodim 0510 Tigaraksa menggelar simulasi Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana di Lapangan Maulana Yudhanegara, Puspemkab Tangerang, Jumat, 22 Januari 2021.

Menurut Wahyu, kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana adalah langkah preventif dalam mengantisipasi penaggulangan bencana.

“Hal itu agar konsep penanggulangan bencana bukan sekadar reaktif tetapi juga proaktif dengan kemampuan analisa dan pemetaan yang sesuai,” kata Wahyu.

BACA :  Diangkat Irna Jadi Kabid, Edi Pejabat Eselon III yang Difungsionalkan Bupati Erwan

Wahyu menyampaikan, wilayah Kabupaten Tangerang memiliki karakteristik potensi bencana banjir.

Guna mengantisipasi potensi bencana itu, terang Wahyu, tidak hanya diperlukan kesiapsiagaan semua aspek. Namun juga diperlukan adanya perubahan perilaku.

“Masyarakat harus mulai menerapkan pola hidup bersih dan sehat dengan pengelolaan sampah yang baik, tidak dibuang sembarangan. Dan adanya keaktifan untuk terus memonitor saluran air,” terangnya.

Wahyu melanjutkan, respons yang cepat perangkat pemerintah harus berpadu dengan adanya edukasi kepada masyarakat dalam penanganan bencana. Dengan demikian, upaya penanggulangan bencana secara komprehensif dapat berjalan cepat, tepat, efisien, dan efektif.

“Mari kita senantiasa waspada dan selalu berdoa serta mengubah perilaku kita. Karena atas izin-Nya, bencana bisa saja kita cegah dengan penanganan yang benar,” tandasnya.

BACA :  Pesawat Air Baldi Terbakar di Bandara Soetta, Ratusan Penumpang Berhamburan

Editor: Fariz Abdullah



Pria kelahiran Jakarta ini memiliki latar belakang sarjana pendidikan. Ketertarikan pada dunia literasi membuat Rikhi--begitu dia biasa dipanggil--memilih jalan hidup sebagai jurnalis.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler