Connect with us

Berita Terbaru

Warga Takut Dipakai Tempat Begituan, Rest Area Panimbang yang Tak Berpenghuni Telan Biaya Rp 1,4 M

Published

on

Bangunan Rest Area Panimbang Tampak Dari Depan. Bangunan Ini Tak Berpenghuni (BantenHits/Engkos Kosasih)

Pandeglang – Bangunan rest area di Desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang, Pandeglang, kondisinya memprihatinkan. Bangunan yang menghabiskan anggaran sebesar Rp 1,4 miliar dari DAK Kementerian Pariwisata itu tidak terurus dan terlihat kumuh.

Warga yang tinggal di lingkungan rest area yang terletak di Jalan Raya Panimbang – Tanjung Lesung merasa khawatir bangunan tersebut dipakai tempat tak senonoh oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

“Ibu takutnya bangunan ini dipakai sama orang yang enggak bertanggungjawab berbuat yang aneh-aneh di sini. Di sini kan tempatnya jauh sama rumah-rumah warga, jadi enggak terlihat sama yang lain dan enggak ada yang ngontrol kalau malam hari,” kata Sarti warga sekitar, Minggu 24 Januari 2021.

BACA :  Pemkab Lebak Kejar Target LTT dari Kementan RI; Tembus 30 Ribu Hektare

Sarti juga menyebut kerap mendengar suara-suara aneh saat malam hari. Misalnya, seperti suara jatuh. Akan tetapi saat dicek pagi harinya, tidak ada barang-barang yang jatuh.

“Denger suara-suara aneh mah sering, apalagi malam hari,” ungkapnya.

Menurut Sarti, pasca diresmikan pada akhir 2019 lalu oleh Bupati Pandeglang, Irna Narulita, rest area yang memiliki 7 kios dan 1 bangunan Tourist Information Center (ITC) ini pernah diisi oleh para perajin usaha kecil menengah (UKM). Namun para perajin UKM itu tak bertahan lama, mengingat kondisinya sepi.

“Pernah diisi seminggu doang, setelah itu enggak diisi lagi karena tidak ada pengunjung yang datang kesini,” tutupnya.

Editor : Engkos Kosasih

BACA :  Sedang Ramai Gaungkan Perang Lawan Corona, Pria di Kota Serang Pilih Gantung Diri Gara-gara Frustasi Sakit Paru-parunya


Pria kelahiran Pandeglang ini dikenal aktif berorganisasi sejak sekolah hingga di bangku kuliah. Rosid memiliki ketertarikan yang tinggi terhadap kehidupan sosial.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler