Connect with us

Berita Terbaru

Duh, Kejari Lebak Nihil Ungkap Korupsi Selama Tahun 2020

Published

on

Gedung Kejari Lebak. (kejari-rangkasbitung.go.id)

Lebak- Kinerja Kejaksaan Negri (Kejari) Lebak mendapatkan sorotan beberapa pihak. Utamanya dalam penanganan kasus korupsi.

Bukan tanpa alasan, selama tahun 2020 korps Adhyaksa ini disebut-sebut nihil ungkap korupsi di Bumi Multatuli. Padahal, banyak pihak yang telah berupaya melaporkan dugaan korupsi.

Salah satunya, LSM Gema Perak. Dibawah komando Solihin Kayat, mereka mengaku telah berulang kali menyurati Kejari Lebak terkait penangan korupsi yang tengah ditangani.

“Sudah banyak surat kami layangkan dalam hal permintaan penjelasan perkara korupsi dan perkembangan kasus-kasus korupsi yang mereka tangani tapi tak ada satu pun direspon,”kata Solihin Kayat kepada awak media, Rabu, 27 Januari 2021.

BACA :  Kemenag Imbau Masyarakat Tak Tergiur Biaya Umrah Murah

“Inikah yang namanya keterbukaan informasi atau transparan,”sambungnya.

Solihin menerangkan ada beberapa dugaan kasus korupsi yang mencuat ke publik tengah ditangani oleh Kejari Lebak.

Mulai dari penggunaan dana BOS, pengadaan buku BOS MTS/MA di lingkungan Kemenag tahun 2020 hingga Hibah KONI tahun 2017. Menurutnya, tiga perkara itu ditangani oleh Seksi Intelijen Kejari Lebak.

“Ketiga kasus dugaan korupsi proyek tersebut telah ditangani tahun lalu dan mandek ditingkat penyelidikan tanpa ada tersangka selanjutnya menghilang. Padahal di awal sangat semangat memanggil ditegah covid-19,”tuturnya.

“Hampir semua kasus korupsi yang ditangani Kejari Lebak sama sekali tak ada progres di tahun 2020. Sehingga Jaksa Agung patut mengevaluasi kinerja jajaran kejari Lebak,”tambahnya.

BACA :  Miris! Aset Puluhan Miliar Milik Pemprov Banten Terbengkalai di Serpong; Isinya Dibiarkan Digondol Maling

Sementara itu Kepala Kejakasaan Negeri (Kajari) Lebak Nur Handayani menerangkan alasannya tak berhasil ungkap korupsi di tahun 2020.

Menurutnya, dari beberapa kasus yang ditangani kebanyakan tidak cukup alat bukti untuk ditindaklanjuti ke tingkat penyidikan.

“Kalau yang tahun 2020 ya itu sudah selesai tidak ditemukan indikasi korupsi,”kata Nur kepada awak media usai acara pencanangan WBK dan WBBM.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler