Connect with us

Berita Terbaru

Kasus Penganiayaan Wanita di Tigaraksa Memanas, Warga Ancam Demo Polresta Tangerang

Published

on

Syahdan (28) kakak dari NA (21) saat menunjukkan surat laporan polisi atas dugaan Penganiayaan. (Bantenhits/Rikhi Ferdian)

Tangerang- Warga Kampung Pabuaran, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang mengancam akan melakukan aksi unjuk rasa di Mapolresta Tangerang.

Bukan tanpa alasan, ancaman dilakukan karena bentuk kekesalan warga atas kinerja korps bhayangkara atas kasus penganiyaan salah satu warga Tigaraksa.

Ya, adalah NA (21) korban penganiayaan oleh mantan kekasihnya yakni BY (19).

Sebulan berlalu, rupanya BY masih bebas berkeliaran dan petantang petenteng meneror keluarga NA.

“Iya betul BY masih belum ditangkap. Nggak ada info apa-apa dari polres dan menghilang gitu aja. Warga berencana mau demo ke polres bang,”kata Syahdan, kakak dari Na kepada awak media, Kamis, 4 Februari 2021.

BACA :  Balita Korban Kebakaran di Perumahan Citra Raya Meninggal Dunia

Menurutnya, terduga pelaku juga masih kerap mengancam korban dan keluarganya melalui pesan singkat. Hal inilah yang membuat dia dan keluarganya kerap dilanda rasa khawatir. 

“BY ngancam dengan bilang ke adik saya bakal hancurin keluarga saya. Setelah kejadian, BY menantang supaya keluarga lapor polisi. Kalau sudah lapor BY bakal datengin polisinya,” terangnya 

Ia menambahkan, dirinya belum mengetahui secara pasti alasan polisi belum juga menangkap BY, padahal alamat dan identitas terduga pelaku sudah diketahui. Ia juga mengaku pernah memberi tahu penyidik saat terduga pelaku berada di rumahnya, namun dia hanya diminta untuk bersabar. 

“Sudah lebih dari sebulan belum ditangkap bukan cuma kami dari keluarga tapi warga juga sudah geram,” pungkasnya 

BACA :  Polisi Buru Pelaku Bentrokan di Pasar Induk Tanah Tinggi

Sementara, Kapolresta Tangerang Kombespol Wahyu Sri Bintoro menuturkan, pihaknya akan berupaya menindaklanjuti laporan warga tersebut. Namun, ia meminta warga dan keluarga korban untuk tenang serta tidak melakukan hal yang tidak diinginkan. 

“Kita akan sikapi secepatnya, saya langsung tembuskan ke Satreskrim,” singkatnya.

Diberitakan sebelumnya, nasib nahas menimpa NA (21), warga Kampung Pabuaran Rt 001 Rw 002, Kelurahan Tigaraksa, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, usai babak belur dianiaya mantan kekasihnya berinisial BY (19). 

Dari informasi keluarga korban, peristiwa penganiayaan yang dialami NA terjadi pada Rabu malam, 30 Desember 2020 lalu, di sebuah rumah kosong di kawasan Perumahan Munjul Permai, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Banten.

BACA :  Jembatan Penghubung Dua Desa di Pulosari Terancam Ambruk

Penyebabnya, pelaku tak terima cintanya diputus oleh korban lantaran sifat pelaku yang tempramen dan kerap melukai fisik korban setelah berpacaran selama dua tahun. 

Namun, meski pihak keluarga sudah melaporkan kejadian ini ke Polresta Tangerang dengan Nomor Laporan LP/1455/K/XII/2020 akan tetapi hingga kini pelaku belum juga ditangkap dan masih bebas berkeliaran.

Editor: Fariz Abdullah



Pria kelahiran Jakarta ini memiliki latar belakang sarjana pendidikan. Ketertarikan pada dunia literasi membuat Rikhi--begitu dia biasa dipanggil--memilih jalan hidup sebagai jurnalis.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler