Connect with us

Berita Terbaru

Ramai Ormas Surati Perusahaan BUMN di Cilegon soal Pemasangan Ucapan Pelantikan Helldy-Sanuji; Paket Termurah Rp5 Juta

Published

on

Salinan surat permohonan ucapan selamat pelantikan Helldy-Sanuji. (BantenHits/Iyus Lesmana)

Cilegon- Sepucuk surat permohonan pemasangan ucapan selamat atas dilantiknya Helldy Agustian- Sanuji Pentamarta ramai diperbincangkan.

Bagaimana tidak, surat yang ber-Kop Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Cilegon itu ditujukan kepada perusahaan-perusahaan BUMN, BUMD dan Swasta yang ada di Kota Baja.

Dalam salinan surat dengan nomor 01.A1/MPC-PP/CLG yang diterima Bantenhits.com menyebutkan PP sebagai panitia satu pintu ucapan selamat atas dilantiknya walikota terpilih, dalam bentuk spanduk/banner dan akan dipasang di sepanjang jalan protokol kota Cilegon.

“Maka dari itu kami panitia penyelenggaran ucapan dilantiknya walikota Kota Cilegon mengajak seluruh perusahaan yang ada di Kota Cilegon untuk dapat bekerja sama dengan baik, demi suksesnya acara pelantikan walikota Cilegon menuju Cilegon baru modern dan bermartabat,”tulis isi surat.

BACA :  Dalam Sebulan, Sudah Dua Kali Pandeglang Diguncang Gempa

“Dan untuk konfirmasi keikut sertaan palong lambat 1 minggu setelah proposal ini di terima,”sambungnya.

Dalam surat tersebut yang disertai beberapa lampiran itu juga terdapat daftar harga di mana untuk paket termurah ditarif  Rp5 juta dan paling tinggi senilai Rp20 juta.

Saat dikonfirmasi Sekertaris MPC PP Kota Cilegon Eka Wardono Dahlan berkilah jika surat permohonan organisasi yang dipimpin oleh Helldy agustian dengan masa periode 2019-2023 dikeluarkan oleh MPC PP Kota Cilegon.

“Proposal itu memang tidak ada koordinasi dengan kami (MPC) dan setelah kami tau kami sudah memerintahkan untuk di cabut kembali. Mungkin surat di buat oleh anak-anak kali,”kata Eka saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu, 10 Februari 2021.

BACA :  Dua Pelaku Curat di KJPP Toto Suharto dan Rekan Diringkus Polisi  

Menurut Eka, surat tersebut bersifat proposal dan tidak ada unsur paksaan kepada perusahaan yang telah menerima surat itu.
 
“Nah itu  di situ tidak ada sifat paksaan model kaya proposal kalau mau silahkan kalau enggak juga gak apa-apa gitu, dan itu tidak ada intruksi dari MPC di putuskan untuk di tarik kembali,”ucapnya.

“Itu tingkat ranting mungkin ya kita jutstru belum tau MPC nanti kita akan nanya sama yang bersangkutan nanti kita akan beri teguran keras untuk di tarik kembali,”tambahnya.

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler