Connect with us

Berita Terbaru

Gugatan Thoni-Imat soal Pilkada Pandeglang Kandas di MK, Kuasa Hukum Ungkap Hal Ini

Published

on

KPU Kabupaten Pandeglang mengundi Nomor urut peserta Pilkada. Irna Narulita-Tanto Warsono Arban nomor urut 1, Thoni Fathoni Mukson-Miftahul Tamamy nomor urut 2.(tangkap layar video KPU Pandeglang)

Pandeglang – Sidang gugatan hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pandeglang, yang dilayangkan pasangan calon (Paslon) Thoni Fathoni Mukson – Miftahul Tamamy (Imat) ke Mahkamah Konstitusi (MK) berakhir.

Dalam sidang yang disiarkan secara live melalui youtube resmi MK pada Senin 15 Februari 2021 itu, MK menghentikan perkara perselisihan hasil perselisihan (PHP) Pilkada Pandeglang.

Kuasa Hukum Paslon Thoni-Imat, Nandang Wirakusumah membenarkan, sidang gugatan yang dilayangkan koleganya kandas karena materi gugatan tidak diterima MK.

“Iya betul (Kandas). Atas hasil ahir dari perjuangan kami di MK saya tetap menghargai keputusan tersebut,” kata Nandang saat dihubungi BantenHits.

BACA :  Bejat! Kakek 64 Tahun di Serang Perkosa Gadis dengan Keterbatasan sampai Hamil

Menurut Nandang, alasan MK tidak menerima gugatan Thoni-Imat karena alasan waktu. Padahal, lanjut Nandang, jika mengacu pada
Undang-undang nomor 6 tahun 2020 Tentang Selisih Suara dan nomor 10 tahun 1/2016  Pasal 157 ayat (5) Jo Pasal 13 ayat (2) PMK 6 /2020 Tentang Tenggang Waktu, alasan MK jauh dari ketentuan.

“Tapi kenapa hanya mengenai tenggang waktu yang menjadi bahan pertimbangan dalam putusan Hakim MK? Padahal kedua UU tersebut mempunyai kedudukan sama. Sehingga materi bukti yang kami bawa, tidak menjadi bahan pertimbangan,” tandasnya.

Editor : Darussalam Jagad Syahdana



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler