Connect with us

Berita Terbaru

Lima Kecamatan di Kabupaten Tangerang Terendam Banjir 1 Meter; Pemkab Temukan Penyebabnya

Published

on

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar (Jaket Hitam) Saat Meninjau Banjir di Kawasan Kecamatan Kelapa Dua. (Bantenhits/Rikhi Ferdian)

Tangerang- Sedikitnya 5 Kecamatan di Kabupaten Tangerang terendam banjir satu meter setelah diguyur hujan semalaman, Sabtu, 20 Februari 2021.

Berdasarkan data sementara yang diterima BantenHits.com, terdapat 8 wilayah dari 5 kecamatan yang terendam banjir yakni Bencongan  Kelapa Dua, Binong Curug, Kadu Curug, Kadu Jaya Curug, Perumahan Kuta Jaya Pasar Kemis, Desa Karet Sepatan Timur, Bukit Tiara Cikupa, dan Griya Yasa Cikupa.

“Saat ini dari BPBD Kabupaten sudah turun ke lokasi banjir dan mengevakuasi warga yang menjadi korban banjir, bantuan sudah kita siapkan buat warga yang membutuhkan,” Tutur Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar usai meninjau banjir di wilayah Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Sabtu 20 Februari 2021. 

BACA :  ICMI Banten Dorong Masyarakat Gunakan BPJS Ketenagakerjaan

Menurutnya, banjir akibat curah hujan tunggi itu bukan hanya terjadi di Kabupaten Tangerang tetapi juga terjadi di wilayah Jakarta. Selain di Kelapa Dua, ia juga akan melakukan peninjauan ke kawasan Pasar Kemis yang merupakan daerah langganan banjir.

“Saya sangat prihatin sekali atas musibah banjir yang melanda wilayah kabupaten Tangerang, dan upaya evakuasi dari BPBD beserta dinas Sosial serta Pemerintahan Kecamatan terus dilakukan,” katanya.

Terpisah, Sekda Kabupaten Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid yang meninjau lokasi Banjir di perumahan Binong, Kecamatan Curug mengatakan, bahwa Pemkab Tangerang telah berupaya menangulangi banjir di kawasan Perumahan tersebut dengan menormalisasi saluran air sejak tahun lalu. 

“Tahun 2020 saluran air di binong sudah di normalisasi oleh Pemda, dan telah dibangun juga tanggul penahan airnya, namun karena debit air dan curah hujan yang tinggi ditambah kita sedang memasuki cuaca ekstrim pada minggu ini berdasarkan prediksi BMKG, maka terjadilah banjir ini,” Beber Sekda.

BACA :  Rawan Kebocoran, Dishub Lebak Diminta Benahi Sistem Parkir

Editor: Fariz Abdullah



Pria kelahiran Jakarta ini memiliki latar belakang sarjana pendidikan. Ketertarikan pada dunia literasi membuat Rikhi--begitu dia biasa dipanggil--memilih jalan hidup sebagai jurnalis.

Terpopuler