Connect with us

Berita Terbaru

Motor Berpenumpang 4 Orang Oleng Lalu Dihantam Truk di Tangsel; Dua Balita Tewas

Published

on

Jalan Pondok Cabe Raya, Tangerang Selatan, TKP Kecelakaan Tragis yang Tewaskan Dua Balita (Istimewa)

Tangerang- Kecelakaan maut terjadi di Jalan Pondok Cabe Raya, Tangerang Selatan, Kamis 25 Februari 2021. Dua balita berusia 1 dan 3 tahun tewas seketika.

Keduanya tewas setelah motor yang dikendarai orang tuanya oleng dan terjatuh hingga menghantam sebuah truk yang sedang melintas. 

Kanit Lakalantas Polres Tangerang Selatan Iptu Budi Irawan saat dikonfirmasi menuturkan, dari keterangan saksi-saksi, kecelakaan terjadi saat 4 orang korban yakni dua balita dan orang tuanya mengendarai sepeda motor matik dengan plat nomor B 6475 CVS.

Kata dia, saat melintas di TKP, motor korban tersenggol oleh sepeda motor yang datang dari arah berlawanan hingga kemudian terjatuh dan tertabrak truk yang melaju cukup kencang. 

BACA :  Selain Wiranto Dua Lainnya Turut Terluka, Begini Kronologi dari Kegiatan di Unma hingga Penyerangan

“Dari keterangan saksi-saksi kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB, korban tersenggol oleh sepeda motor yang datang dari arah berlawanan hingga terjatuh dan tertabrak truk,” terangnya.

Meski demikian, pihaknya mengaku belum bisa menggali keterangan dari orang tua korban dikarenakan keduanya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. 

“Dua orang mengalami luka-luka masih mendapatkan perawatan medis. Kita belum bisa gali keterangannya,” tutupnya.

Sementara itu, Ridho Fatahilah (22) salah seorang saksi di tempat kejadian mengatakan, kecelakaan yang dialami oleh satu keluarga itu terjadi saat sepeda motor denga 4 orang penumpang itu terjatuh usai disenggol pengendara motor lain. 

“Saat terjatuh bersamaan ada mobil truk dua dibelakangnya dan dua orang balita itu masuk ke kolong truk,” katanya.

BACA :  Perjuangkan Berobat Gratis Pakai KTP di Banten, Golkar: Ini Akan Jadi Model Nasional

“Informasinya dibawa ke rumah sakit Bhineka Bhakti Husada Pamulang,” tambahnya.

Editor: Fariz Abdullah



Pria kelahiran Jakarta ini memiliki latar belakang sarjana pendidikan. Ketertarikan pada dunia literasi membuat Rikhi--begitu dia biasa dipanggil--memilih jalan hidup sebagai jurnalis.

Terpopuler