Connect with us

Berita Terbaru

Disdukcapil Kab. Tangerang ‘Gercep’ Ganti Adminduk Korban Banjir di Pasar Kemis yang Hilang

Published

on

Tangerang- Korban banjir di wilayah Desa Gelam Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, yang kehilangan dokumen penting kependudukan atau rusak pasca diterjang banjir, mendapat prioritas pencetakan administrasi kependudukan. 

Kekinian, Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia melaksanakan pencetakan Administrasi Kependudukan (Adminduk) bagi korban banjir di Aula Kantor Desa Gelam Jaya. 

Pencetakan administrasi kependudukan bagi korban banjir itu dihadiri langsung oleh Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kemendagri RI Prof. Dr. Zudan Arif Fakhrullah. 

Ia menerangkan, pembuatan dokumen yang hilang dan rusak dapat memudahkan masyarakat yang terkena musibah, pihak Dukcapil akan memproses dokumen berdasarkan database yang tersedia, yang telah terdaftar sebelumnya.

BACA :  Penjahat Ditangkap Saat Polisi Gelar Sahur Bersama

“Kita mengganti dokumen kependudukan yang hilang atau rusak akibat banjir di desa gelam jaya, semuanya dibagikan tanpa dipungut biaya,” terang Zudan kepada sejumlah wartawan. 

Di tempat yang sama, Kepala Disdukcapil Kabupaten Tangerang Syafrudin menuturkan, pencetakan e-KTP, Kartu Keluarga (KK), dan Akta Kelahiran tersebut diperuntukan bagi masyarakat yang kehilangan identitas diri atau dokumen lain yang berkaitan dengan kependudukan saat banjir.

“Waktu kegiatan peduli banjir ini hanya satu hari, jadi hari ini kita langsung cetak Adminduk di lokasi, selanjutnya kami lanjutkan melayani di kantor,” jelasnya.

Ia menambahkan, sudah tercetak kurang lebih sekitar 199 E-KTP, 881 Kartu Keluarga, dan 6 Akta kelahiran, dan masih ada ratusan dokumen yang belum tercetak dikarenakan terkendala waktu. 

BACA :  Astagfirullah! Mayat Bayi di Pandeglang Ditemukan Membusuk di Saluran Irigasi

“Untuk dokumen yag belum tercetak hari ini, pihak Disdukcapil akan memberikan kepada pihak kepala desa nantinya untuk diserahkan kepada warga,” Pungkasnya.

Editor: Fariz Abdullah



Pria kelahiran Jakarta ini memiliki latar belakang sarjana pendidikan. Ketertarikan pada dunia literasi membuat Rikhi--begitu dia biasa dipanggil--memilih jalan hidup sebagai jurnalis.

Terpopuler