Connect with us

Berita Terbaru

Ribuan Aparat di Banten Divaksinasi COVID-19

Published

on

Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Pandeglang. Vaksin ini Diperuntukan Untuk Aparat (BantenHits.com/Rosid)

Serang – Ribuan aparat di Provinsi Banten menjalani vaksinasi COVID-19 hari ini. Mereka disuntik vaksin Sinovac di tempat yang berbeda.

Seperti 712 aparat Kepolisian Polres Serang Kota yang menjalani vaksinasi di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Banten.

Kapolres Serang Kota AKBP Yunus Hadith Pranoto mengatakan, petugas Kepolisian harus divaksin karena sebagai salah satu garda terdepan penanganan dan pengendalian COVID-19.

“Vaksin ini dilakukan secara bertahap, dari 712 personil dibagi menjadi 3 hari kegiatan vaksinasi untuk menghindari terjadinya kerumunan orang,” katanya kepada awak media, Selasa 2 Maret 2021.

Yunus melanjutkan, tujuan dilakukannya vaksinasi ini untuk meminimalisir terpaparnya virus COVID-19 sehingga tidak menjadi dampak yang sangat fatal bagi manusia.

BACA :  TKI Korban Trafficking Dipulangkan ke Tanah Air

“Dampaknya ialah kematian akibat terpapar COVID-19. Sebelum divaksin, petugas mengecek kesehatan terlebih dahulu,” ungkapnya.

Sedangkan di Kabupaten Pandeglang, Dinas Kesehatan menyuntik vaksin termin pertama tahap kedua untuk aparat gabungan, yang terdiri dari TNI, Kejaksaan, Polisi dan Pengadilan.

Di sana ada ekitar 700 orang mengikuti pelaksanaan vaksinasi diantaranya, anggota Polres Pandeglang sebanyak 400 orang anggota Kodim 0601 sebanyak 125 orang dan 175 orang dari Pengadilan Negeri dan Kejaksaan.

“Vaksinasi mulai hari ini sampai tanggal 10 Maret nanti. Ini diprioritaskan untuk seluruh TNI, Polri dan OPD pelayanan publik,” ungkap Jubir Vaksinasi COVID-19, Eniyati.

Sekretaris Dinas Kesehatan ini menjelaskan, Pemkab Pandeglang menyebut, ada 10 orang peserta yang tidak ikut divaksin. Hal ini dikarenakan, tidak memenuhi persyaratan vaksinasi.

BACA :  TMMD 101, Pengerasan Jalan Cimanyangray-Parakanlima dan Gorong-gorong Hampir Rampung

“Sekitar 10 orang tidak lolos vaksin akibat tekanan darah mencapai 180 dan ada sejumlah penyakit bawaan yang tidak terkontrol,” pungkasnya.

Editor : Engkos Kosasih



Terpopuler