Connect with us

Berita Utama

Perempuan Cantik Coba Selundupkan Benda Terlarang lewat Nasi, Petugas Lapas Kelas II A Serang Tak Terkecoh

Published

on

Pengunjung yang mencoba menyelundupkan benda terlarang berupa handphone ke dalam Lapas Kelas II A Serang. (BantenHits.com/ Mahyadi)

Serang – Berbagai cara dilakukan sejumlah narapidana untuk bisa memasukan benda terlarang ke dalam lembaga permasyarakatan atau lapas.

Seperti yang dilakukan warga binaan di Lapas Kelas IIA Serang. Beruntung, karena kecermatan petugas upaya memasukan benda terlarang berhasil digagalkan, Kamis, 4 Maret 2021.

Wartawan BantenHits.com Mahyadi melaporkan, warga binaan di Lapas Kelas II A Serang mencoba memasukan handphone lewat bungkusan nasi.

Beruntung, petugas P2U Lapas Kelas IIA Serang yang saat itu bertugas, Agus Andi Pratama dan Agustyana berhasil menggagalkan aksi tersebut.

Salah satu Petugas P2U Lapas Serang, Agus Andi Pratama menjelaskan, awalnya pengunjung tersebut yang berinisial YL masuk ke Lapas Serang untuk menitipkan makanan kepada salah seorang WBP atas nama Andre Saputra Kamar A8. Kejadian itu berlangsung sekitar 15:40.

BACA :  Jangan Langgar Protokol Kesehatan di Pandeglang Jika Tak Ingin Kena Aturan Ini

“Saat kami geledah barang tersebut, kami mendapatkan 1 handphone merek Nokia dan charger yang disembunyikan di dalam bungkusan nasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Serang Heri Kusrita mengungkapkan bahwa sejauh ini pihaknya tidak memberikan toleransi kepada siapapun yang berusaha melanggar peraturan.

“Kami langsung sita barang tersebut, dan memberikan imbauan kepada para petugas dan pengunjung untuk tidak coba-coba melanggar aturan di Lapas Serang,” tegasnya.

“Untuk selanjutnya hal ini untuk dapat dipahami oleh seluruh pengunjung bahwasanya tak diperkenankan untuk membawa masuk alat komunikasi dalam bentuk apapun, termasuk handphone,” tutupnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

 



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler