Connect with us

Berita Terbaru

Santet dari Banten Akan Dikirim ke Moeldoko oleh Loyalis AHY

Published

on

Ketua DPD Demokrat Banten Iti Octavia Jayabaya saat memberikan keterangan pers (BantenHits.com/Mahyadi)

Jakarta- Isu kudeta di internal Partai Demokrat terus bergulir. Bagaimana tidak, Kongres luar biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatra Utara menunjuk Jen TNI Moeldoko sebagai ketua.

Sontak saja, hal tersebut menuai penolakan keras dari para kader Demokrat di bawah pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Kekinian, Ketua DPD Demokrat Banten yang juga Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya dengan lantang menolak keras keberadaan dan hasil kongres luar biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatra Utara.

Dikutip dari Suara.com -jaringan BantenHits.com- Iti Octavia Jayabaya mengatakan tetap setia kepada Ketua Umum Agus Harimurti sebagaimana hasil Kongres V Partai Demokrat 2020. Selain karena itu, Iti memiliki alasan lain tetap mendukung AHY.

BACA :  Kontainer Terperosok di Jalan Baru Cisauk

Iti Octavia Jayabaya disampaikam dalam Commander’s Call, yang merupakan agenda rapat dan pertemuan antara Ketum AHY dan perwakilan DPD seluruh Indonesia.

“Kami menolak KLB ilegal. Dan Banten tidak gentar, kami tetap setia pada ketum kami yang ganteng,” kata Iti, seperti dikutip Suarabanten.id.

Iti Octavia Jayabaya mengungkapkan DPD Banten beserta DPC siap turun ke jalan menuntut keadilan.

Bahkan, Iti Jayabaya berujar siap mengirimkam santet dari Banten kepada Ketua Umum Partai Demokrat versi KLB Sumut, Moeldoko.

“Kalau pun kami harus turun berdemo, kami siap. Santet Banten akan dikirim untuk KSP Moeldoko,” kata Iti.

Sebelumnya, AHY menyatakan dengan tegas bahwa Kepala Staf Presiden, Moeldoko saat ini merupakan musuh bersama Partai Demokrat. Sebabnya, Moeldoko telah melalukam upaya kudeta lewat kongres luar biasa (KLB).
 
Hal itu disampaikan AHY dalam pidatonya di Commander’s Call di hadapan pengurus DPP serta DPD seluruh Indonesia.
 
“Yang jelas kita punya musuh bersama hari ini. Aktor eksternal, yaitu KSP Moeldoko yang berkongkol dengan segelintir kader, banyak juga dari mereka yang sudah dipecat secara tidak hormat,” kata AHY di DPP Partai Demokrat, Minggi (7/3/2021).
 
AHY mengatakan kubu Ketua Umum Moeldoko versi KLB Deli Serdang, Sumatra Utara justru memutar fakta. Moeldoko, kata AHY berupaya mengkudera kepemimpian Partai Demokrat dari kepengurusan yang sah berdasarkan hasil Kongres V pada 15 Maret 2020.
 
Hasil Kongres V itu juga, tegas dinyatakan AHY telah disahkan pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM menjadi lembaran negara.
 
“Berkolusi dan juga mencoba untuk memutar balikan fakta, menggulingkan kepemimpinan Partai Demokrat yang sah berdasarkan Kongres ke-5 tanggal 15 maret 2020 yang lalu,” kata AHY.
 
AHY menegaskan bahwa Partai Demokrat di bawah kepemimpinannya tidak ragu untuk melawan. Namun, ia berujar pihaknya juga tidak gegabah dan emosional dalam menanggapi KLB Sumut.
 
“Kita sama sekali tidak ragu, kita tidak emosional, yang diperlakukan hari ini adalah untuk melakukan segala hal yang memang untuk bisa menjaga kedaulatan dan kehormatan kita bersama,” kata AHY.
 
Editor: Darussalam Jagad Syahdana
 

BACA :  Perbaiki Infrastruktur, Pemdes Cisangu Alokasikan Rp433 Juta


Terpopuler