Connect with us

Berita Terbaru

Ngeri! Vaksinasi COVID-19 di Pandeglang Picu Kerumunan

Published

on

Kerumunan Pejabat Publik Calon Penerima Vaksinasi COVID-19 di Pandeglang (Engkos Kosasih/BantenHits.com)

Pandeglang – Program vaksinasi COVID-19 yang digelar di depan kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang, picu kerumunan massa.

Ngerinya, ratusan peserta terlihat tidak mengindahkan protokol kesehatan (Prokes) seperti menjaga jarak dan memilih berdesakan saat mengantri.

“Kami khawatir kegiatan vaksinasi ini bukannya mencegah penularan COVID-19, malah menambah kasus baru,” kata Sekretaris IMM Pandeglang, Sadin Maulana, Rabu 10 Maret 2021.

Informasi yang diperoleh, vaksinasi yang sudah berlangsung beberapa hari ini dilakukan pada pejabat publik serta pelaku pariwisata di Pandeglang.

Dinkes Pandeglang menargetkan sehari dapat menyuntikan vaksin COVID-19 pada sekitar 500-600 orang, sesuai target.

BACA :  Nggak Mau Laut Diambil Paksa, Bupati Pandeglang Dukung ASN Ikuti Pelatihan Dasar Militer

Sadin meminta, Dinkes Pandeglang melakukan evaluasi penyuntikan vaksin agar dapat memberikan contoh yang baik kepada masyarakat.

“Terus terang kami sangat kecewa adanya insiden ini. Kami harap ini segera dievaluasi, agar menjadi contoh yang baik bagi masyarakat,” tandasnya.

Sementara Bupati Pandeglang, Irna Narulita
mengaku telah mengingatkan Dinkes supaya mengatur kembali kuota penerima vaksin setiap harinya. Hanya saja, pejabat di Dinkes juga tak mampu membendung kerumunan massa yang berdatangan untuk menerima vaksin.

“Saya sudah ingatkan mereka (Dinkes), serba salah ibu kami ini, kami siap bertugas tapi ada peseta yang enggak sabar. Harusnya, peserta menunggu dulu di luar, tapi dia malah sudah membuat antrean,” pungkasnya.

BACA :  Hari Ini, 5.670 WBP di Banten Dapat Remisi HUT RI 74

Editor : Engkos Kosasih



Pria kelahiran Pandeglang ini dikenal aktif berorganisasi sejak sekolah hingga di bangku kuliah. Rosid memiliki ketertarikan yang tinggi terhadap kehidupan sosial.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler