Connect with us

Berita Utama

PT Wika Dinilai Hanya Umbar Janji soal Ganti Lahan untuk SD Negeri di Kabupaten Serang yang Terdampak Pembangunan Tol Serang-Panimbang

Published

on

Tuntut Warga Lokal Dipekerjakan, Proyek Pembangunan Tol Serang-Panimbang Didemo

Foto Ilustrasi: Warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Pembangunan Lebak Bersatu atau Ampel Satu, menggeruduk proyek pembangunan Tol Serang-Panimbang. Terungkap dalam Cek Fakta, pembangunan infrastruktur masih menimbulkan konflik agraria.(BantenHits.com/ Fariz Abdullah)

Serang – PT Wijaya Karya atau PT Wika Serang-Panimbang dinilai tak konsisten soal ganti lahan untuk sekolah dasar alias SD Negeri di Kabupaten Serang yang terdampak pembangunan Tol Serang-Panimbang.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang, Asep Nugraha Jaya kepada wartawan di Serang, Jumat, 18 Maret 2020.

Sebelumnya, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menugaskan Kepala Dindikbud Kabupaten Serang untuk mengepus PT Wijaya Karya atau Wika Serang-Panimbang soal pengganti lahan untuk SD Negeri yang terdampak pembangunan tol Serang-Panimbang yang hingga saat ini belum jelas.

BACA :  Lomba Band dan Mural Meriahkan Hari Sumpah Pemuda di Tangerang

Menurut Asep, ada Empat bangunan Sekolahan Dasar Negeri terhenti karena tidak ada kejelasan dari PT Wika, yakni SDN Cipete di Kecamatan Kragilan, SDN Inpres, SDN Cilayangguha dan SDN Seba di Kecamatan Cikeusal.

“Alah banyak alasan itu PT Wika tidak jelas. Sudah 5 kali pindah lahan untuk 3 SDN, dan 1 SDN 7 kali pindah lahan. Nyatanya sampai sekarang tak kunjung dibangun, padahal sudah rapat bersama ,” kata Asep melalui sambungan telepon kepada wartawan.

Asep menyebut PT Wika tidak konsisten dalam membangun 4 SDN yang terdampak pembangunan Tol Serang-Panimbang dan hanya kebanyakan janji. 

“Waktu itu berjanji bangunan 4 SDN terdampak Tol bulan Januari 2021 selesai dibangun. Tapi hingga kini tanpa ada kabar cerita. Tiba-tiba menyalahkan Pemkab Serang. Ingat, kita sudah nurutin semua kemauan bapak-bapak di PT Wika,” tutur Asep.

BACA :  Krisis Air Bersih, Warga di Sukaresmi Pandeglang Harapkan Mesin Pompa

Ia meminta kepada PT Wika segera selesaikan pembangunan 4 SDN di Kabupaten Serang tersebut, dan dua SDN di antaranya sudah beres DED, yang berada di Cikeusal.

“Kepada PT Wika kita hanya minta secepatnya dibereskan, jangan pindah-pindah lokasi lahan terus menerus. Kita ini menargetkan bangunan sekolah 4 SDN sampai dengan bulan Juli 2021, karena persiapan tatap muka. Bangun jalan tol segitu gede bisa, masa sekolah SDN yang kecil gak bisa membangun,” pungkasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Terpopuler