Connect with us

Berita Terbaru

Polisi Bersenjata Lengkap ‘Serbu’ Perumahan Islamic Village Kab. Tangerang, Warga Bongkar Kelakuan sang Terduga Teroris

Published

on

Akses Menuju Kawasan Perumahan Islamic Village Dibatasi Usai Ada Warga Yang Ditangkap Densus 88 Karena Dugaan Terorisme. (Bantenhits/Rikhi Ferdian)

Tangerang- Terduga teroris berinisial AM yang ditangkap oleh Densus 88 Anti Teror Mabes Polri, pada Rabu 24 Januari 2021, diketahui sudah cukup lama tinggal di Perumahan Islamic Village, tepatnya di Jalan Komari 2, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. 

Dari keterangan warga sekitar, sudah sekitar 10 tahun AM tinggal di perumahan Islamic Village. Dalam kurun waktu selama itu tidak ada sedikit pun gelagat yang mencurigakan dari gerak-gerik AM. 

“Sudah cukup lama yah saya tinggal di sini tahun 2017 dia (AM) sudah ada. Mungkin sudah sekitar 10 tahunan,” Terang Safira (32), warga sekitar. 

BACA :  Resmi Bergabung ke Polda Banten, Boy Rafli Kumpulkan Jajaran Polresta Tangerang

Kata dia, meski tidak melihat secara jelas ada berapa orang yang diamankan namun menurutnya penangkapan terhadap terduga teroris pada pagi hari itu cukup membuat warga Islamic Village kaget. 

“Banyak juga polisi yang datang bawa senjata juga, saya kira ada bom enggak tahunya penangkapan terduga teroris,” Tuturnya 

Sementara itu, Kapolsek Kelapa Dua AKP Muharram Wibisono saat dikonfirmari membenarkan ihwal penangkapan terduga teroris oleh Densus 88 tersebut. 

“Jadi memang tadi pagi kami diminta untuk melakukan pengamanan area. Namun untuk penanganan ditangani langsung oleh Mabes Polri,” Ungkapnya.

Ia menambahkan, selain mengamankan seorang terduga teroris, Densus 88 juga turut mengamankan barang-barang lain sebagai barang bukti. 

BACA :  SMA Negeri 1 Rangkasbitung Gelar Vaksinasi Covid-19; Pelajar Wajib Dapat Izin Orang Tua

“Kalau dia (terduga teroris) tinggal dengan keluarganya tapi saya nggak tahu ikut diamankan atau tidak. Silahkan tanya ke Mabes Polri,” Tandasnya.

Sementara itu, pantauan BantenHits.com sejumlah petugas keamanan memperketat penjagaan di pos masuk Komari 2 Islamic Village. 

Beberapa akses jalan juga ditutup dengan palang besi. Para awak media yang hendak melakukan peliputan juga belum diperbolehkan untuk melintas.

Editor: Fariz Abdullah



Pria kelahiran Jakarta ini memiliki latar belakang sarjana pendidikan. Ketertarikan pada dunia literasi membuat Rikhi--begitu dia biasa dipanggil--memilih jalan hidup sebagai jurnalis.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler