Connect with us

Berita Terbaru

Waspada! Hitungan Detik Motor Milik Warga Cipondoh Tangerang Dibawa Kabur Maling; Begini Aksinya

Published

on

Curanmor di Masjid Serang

FOTO ILUSTRASI. Pelaku saat mencuri sepeda motor di halaman masjid. Aksi curanmor yang sudah sering kali berulang ini terjadi saat Salat Subuh. (Banten Hits/Mahyadi)

Tangerang- Seorang pemuda berinisial DS (24) dibekuk oleh jajaran Satuan Reserse Kriminal Polresta Tangerang. Ia ditangkap atas dugaan tindak pidana pencurian.

Usut punya usut, DS mencuri motor di sebuah minimarket di Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, seorang diri dengan modus merusak kunci kontak motor menggunakan kunci letter T.

“Siang sekitar jam 2 tersangka DS melakukan aksi curanmor, malam sekira jam 2 malam, tersangka DS sudah bisa kami tangkap,” kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro, saat dikonfirmasi BantenHits.com Kamis 25 Maret 2021. 

BACA :  Benahi Kota, Pemkot Tangerang Minta Dukungan Ulama

Menurut Wahyu, kronologis pencurian sepeda motor bermula saat korban berinisial GP (39), warga Cipondoh, Kota Tangerang singgah di minimarket. Saat korban sedang berbelanja, tersangka DS mulai melancarkan aksinya.

“Dalam hitungan detik tersangka DS sudah berhasil membawa lari motor korban. Pelaku melakukan pencurian dengan cara memetik menggunakan kunci letter T,” Terangnya.

Wahyu menambahkan, korban yang menyadari motornya dicuri kemudian langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolresta Tangerang. Tim yang berhasil mengetahui ciri-ciri pelaku kemudian langsung menangkapnya di kawasan Kabupaten Tangerang. 

“Setelah kami dalami semua informasi, dalam hitungan jam tersangka DS kami tangkap,” Imbuhnya.

Sementara, atas perbuatannya DS akan dijerat dengan pasal 367 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. 

BACA :  Februari Mendatang, Pemkab Lebak Bakal Launching 500 Ton Beras Ciberang

“Tersangka DS dan barang bukti kini berada di Mapolresta Tangerang kita masih terus kembangkan kasus ini,” Pungkasnya.

Editor: Fariz Abdullah



Pria kelahiran Jakarta ini memiliki latar belakang sarjana pendidikan. Ketertarikan pada dunia literasi membuat Rikhi--begitu dia biasa dipanggil--memilih jalan hidup sebagai jurnalis.

Terpopuler