Connect with us

Berita Terbaru

Banten Bisa Tiru, di Jakarta Ada ‘Kampung Asuh’ Program Kolaborasi Pemprov DKI Jakarta dengan YPO Indonesia

Published

on

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat penandatanganan program kolaborasi Kampung Asuh bersama YPO Indonesia. (Dok. Tim Media Gubernur DKI Jakarta)

Jakarta – Program Kampung Asuh resmi digulirkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerjasama dengan Young President’s Organization atau YPO Indonesia.

Penandatanganan kolaborasi tersebut berlangsung di Balaikota DKI Jakarta, Kamis, 25 Maret 2021. Lalu, seperti apa program Kampung Asuh tersebut?

Dalam keterangan tertulis yang diterima BantenHits.com dari Tim Media Gubernur DKI Jakarta, YPO merupakan komunitas pengusaha yang akan mengadopsi beberapa kampung di Jakarta untuk dijadikan anak asuh selama beberapa tahun ke depan.

Kampung Asuh adalah bentuk bantuan dari pengusaha yang tergabung dalam YPO Indonesia, dimana YPO tidak ingin sekedar memberikan bantuan saja, tetapi ingin bahu membahu dengan masyarakat untuk waktu yang panjang, untuk mengangkat kesejahteraan mereka.

BACA :  Gedung Kejari Tangsel Ditargetkan Selesai Akhir 2019

Bentuk bantuan yang diberikan melalui Kampung Asuh di antaranya pengembangan pendidikan, infrastruktur, sosial dan budaya serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Program Kampung Asuh berlokasi di Tanah Merah Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kelurahan Tugu Selatan dan Kelurahan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Direncanakan program ini dilaksanakan dibeberapa kampung lainnya.

 

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dalam sambutannya menyampaikan perlu adanya kerjasama untuk menyelesaikan persoalan dan tantangan yang ada di DKI Jakarta dengan pendekatan kolaborasi.

Ia berharap agar program kolaborasi kampung asuh dengan perkumpulan Young President’s Organization Indonesia dapat tersebar secara meluas.

“Kita perlu kerja bersama, kita perlu gotong royong, kita perlu menyelesaikan tantangan yang ada di kota ini dengan pendekatan kolaborasi. Itulah sebabnya Jakarta adalah kota kolaborasi. Kita ingin membangun kota ini sepenuhnya dengan pendekatan kolaborasi, jadi saya berharap bapak ibu sekalian kita nantinya bisa mendorong kerja besar ini untuk bisa meluas,” ungkapnya.

BACA :  Viral Ibu Muda di Karangantu Serang Sebut Bayinya yang Baru Dua Bulan Dianiaya Ayahnya

Sementara, Vice President’s Young Organization Indonesia, Shinta Wijaya Kamdani menyampaikan dukungannya untuk membentuk program yang serupa lainnya di DKI Jakarta.

Ia meyakini bahwa kita semua akan tumbuh lebih kuat apabila dilakukan dengan bersama-sama demi terwujudnya masyarakat Jakarta yang beradidaya dan unggul dimulai dari tempat kita tinggal.

Banyak pengusaha yang tertarik membantu, tetapi tidak tahu bagaimana dan siapa counterpart-nya.

“Kita bisa bersama-sama membentuk lebih banyak lagi program-program serupa di banyak perkampungan lain di Jakarta. Kami percaya bahwa kita tumbuh lebih kuat apabila bersama-sama. Marilah kita bahu membahu mewujudkan masyarakat Jakarta yang beradidaya dan unggul dimulai dari tempat dimana kita tinggal,” ucap Shinta.

BACA :  Cuaca Ekstrem, Petani di Pandeglang Diminta Waspadai Petir

Turut hadir dalam acara penandatangani program kolaborasi Kampung Asuh Sekwilda DKI Marullah Matali, Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim, serta pengurus YPO Shinta Kamdani, Katya Kamdani, Lucky Prawiro, Ajis Chandra, dan Anne Sutanto.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler