Connect with us

Berita Terbaru

Digembleng Ulama Ternama di Pandeglang Hampir Dua Pekan, Pimpinan Ritual Bugil untuk Bisa Kaya Mengaku Menyesal

Published

on

Mantan Pimpinan Hakekok Balaksuta, Arya saat Memberikan Keterangan Pers. Dia Mengaku Menyesal dan Bertaubat (BantenHits.com/Engkos Kosasih)

Pandeglang – Arya (52) warga Kampung Polos, Desa Waringin Kurung, Kecamatan Cimanggu
mengaku menyesal telah memegang dan menyebarkan aliran Hakekok Balakasuta.

“Saya menyesal dan saya tahu bahwa ajaran itu menyimpang,” kata Arya kepada wartawan, Kamis 25 Maret 2021.

Mantan pimpinan Hakeok itu diketahui menganut sekte menyimpang ini dari tahun 2005, yang diajarkan almarhum bapaknya. Pada tahun 2018, atau setelah bapaknya meninggal dunia, Arya mulai eksis menyebarkan Hakekok.

Alasan Arya menganut ajaran itu karena ingin mendapat kekayaan dan selamat dunia akhirat, kemudian dia mengiming-imingi warga agar mengikuti ajaran tersebut.

BACA :  Kunjungi Lokasi Kebakaran Baduy, Menteri Sosial Berikan Bantuan sebesar Rp 2,4 Miliar

Akhirnya 15 warga di Kecamatan Cimanggu dan Cigeulis tergiur dan mengikuti ajaran Arya. Arya dan pengikutnya kemudian mengadakan ritual mandi bareng secara bugil di wahangan yang terletak di Desa Karang Bolong, Cigeulis.

Namun ritual tersebut kepergok aparat Kapolisian, sehingga Arya dan pengikutnya langsung diamankan ke Polsek Cigeulis dan mendapat pembinaan dari Abuya Muhtadi selama hampir dua pekan.

“Setelah dinina saya sadar bahwa ajaran itu tidak benar, menyimpang,” tegasnya.

Arya dan pengikutnya berharap masih bisa diterima ditengah-tengah masyarakat.

“Saya cuma berharap mudah-mudahan masyarakat dapat menerima saya kembali,” pungkasnya.

Editor : Darussalam Jagad Syahdana



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler