Connect with us

Berita Terbaru

Cara Tempat Hiburan Malam di BSD City Kelabui Petugas hingga Akhirnya Ketahuan Ada Wanita Positif Narkoba

Published

on

Ilustrasi tempat hiburan malam di BSD. Foto: Satpol PP Kota Cilegon bersama anggota kepolisian saat menyegel tempat hiburan malam Regent dan King’s. (BantenHits/Iyus Lesmana)

Tangerang – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya merazia dua tempat hiburan malam, Baleku dan CC karaoke yang berada di Ruko Golden Boulevard (RGB) BSD City, Kota Tangerang Selatan, Jumat malam, 26 Maret 2021.

Dikutip BantenHits.com dari Kompas.com, dalam penggerebekan itu olisi mengamankan seorang pengunjung perempuan inisal D karena kedapatan positif narkoba usai tes urine.

“Satu orang perempuan insial D positif menggunakan sabu,” ujar Dirnarkoba Polda Metro Jaya, Kombes Mukti Juharsa.

Mukti mengatakan, pihaknya tidak menemukan barang bukti narkoba dari D. Namun jajarannya akan mengembangkan dari pemeriksaan D.

BACA :  Politisi Muda Anak Buah AHY Dorong RUU Perlindungan Data Pribadi

“Saat ini sudah dibawa ke Polda untuk kita kembangkan,” ucap Mukti.

Mukti mengatakan, kedua tempat hiburan itu telah disegel karena nekat buka di tengah pandemi COVID-19.

“Untuk dua-duanya kita police line karena melanggar protokol kesehatan yang sangat fatal,” ucap Mukti.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tangerang Selatan menyebut dua tempat tempat hiburan, Baleku dan CC Karaoke yang digerebek polisi selalu terlihat tutup.

“Kemarin kita razia KTP, lewat situ, keduanya tutup. Dari luar kaya kaga ada kehidupan,” ujar Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Kota Tangsel Muksin Al Fachry, Sabtu, 27 Maret 2021.

Fahri menduga, kedua tempat hiburan itu nekat beroperasi dengan modus menutup tempat yang terlihat dari luar, namun ada aktivitas di dalam.

BACA :  Kawanan Begal Sopir Taksi Online di Lebak Dibekuk Tim Serigala Kurang dari 24 Jam; Pelakunya 5 Orang

Itu dilakukan untuk mengelabui petugas yang berpatroli di tengah larangan beroperasi saat pandemi COVID-19.

“Bandel. Bukanya pasti mindik-mindik dia. Umpet-umpetan dari petugas,” ucapnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler