Connect with us

Berita Terbaru

Pengemudi Motor Mendadak Bergelimpangan, dalam Enam Jam Ada 50 yang Terkapar di Jalan Raya Cilegon-Serang

Published

on

FOTO ILUSTRASI. Petugas Kantor Pertolongan dan Pencarian (KKP) Banten atau Basarnas Banten mengevakuasi korban kecelakaan di Jalan Raya Serang-Cilegon, tepatnya di Lingkungan Pejaten, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Selasa 15 Oktober 2019. (Istimewa)

Serang – Bagi Anda yang tinggal di wilayah Kabupaten Serang dan Cilegon, berhati-hatilah saat melintas di Jalan Raya Cilegon-Serang, persisnya di tikungan depan kantor Basarnas Banten, Desa Wanayasa, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

Jalan utama yang merupakan jalan nasional ini mendadak menjadi jalanan yang rawan. Sepanjang Selasa, 30 Maret 2020 dari pukul 15.00 WIB hingga sekitar pukul 21.00 WIB atau selama enam jam, sekitar 50 orang mendadak bergelimpangan terjatuh dari kendaraannya.

Apa penyebabnya?

BACA :  Andra and The Backbone Meriahkan HUT Kabupaten Lebak ke-190, Catat Tanggal Mainnya!

Dikutip BantenHits.com dari Liputan6.com, ternyata penyebabnya adalah jalanan licin akibat dipenuhi ceceran tanah yang jatuh dari truk pengangkutnya.

“Laka lantas lebih dari 20 motor dari jam 15.00 WIB sore, dikarenakan jalan licin. Yang jatuh sekitar 50-an orang. Karena banyak tanah liat mobil besar bawa tanah pada jatuh-jatuh. Diguyur hujan gerimis, jadi jalan hujan licin,” kata petugas piket Basarnas Banten, Margono, yang ikut membantu korban kecelakaan, Selasa, 30 Maret 2021.

Menurut Margono, kondisi jalanan di depan kantornya menikung, menanjak, dan menurun. Kemudian jalanan tidak rata, berpasir, dan banyak tanah galian berceceran yang menambah risiko kecelakan bagi pengendara roda dua yang melintas.

Margono menambahkan, setidaknya ada lima pengendara motor yang dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan bantuan medis. Puluhan lainnya mengalami luka ringan, seperti lecet di kaki dan tangan.

BACA :  Bar dan Biliar Enigma Gading Serpong Ditutup Paksa

“Jatuh sendiri dikarenakan jalan licin dan untuk orang yang dilarikan ke puskesmas ada lima (penumpang) motor dan kalau yang lain cuma terpeleset, luka ringan,” terangnya.

Personel Basarnas Banten itu tak sempat mendata identitas korban kecelakaan lalu lintas akibat jalanan licin itu. Namun, sepintas dia menanyakan asal pengendara, rata-rata warga Kabupaten dan Kota Serang. Ada juga warga Kota Cilegon yang menuju Kota Serang, melintasi Jalan Raya Serang-Cilegon, kemudian terjatuh di jalanan yang licin tersebut.

Korban luka ringan dibawa ke kantor Basarnas Banten dibantu warga sekitar, untuk mendapatkan pengobatan. Dia mengimbau masyarakat yang melintasi jalanan tersebut untuk lebih berhati-hati agar tidak terjatuh.

BACA :  Kemenkes dan UNICEF "Sweeping" Anak di Banten yang belum Imunisasi Rubella

“Untuk orang mananya, karena yang jatuh banyak, ada orang Waringin, rata-rata orang Serang, ada juga orang Cilegon mau ke Serang. Jatuhnya rata-rata dari Cilegon ke arah Serang,” jelasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler