Connect with us

Berita Utama

Polisi Gerebek Markas Ormas Pemuda Pancasila di Cibodas Tangerang, Ditemukan Sabu dan Ratusan Botol Miras

Published

on

Markas Ormas Pemuda Pancasila di Cibodas Kota Tangerang digerebek Satresnarkoba Polres Metro Tangerang. Ditemukan sabu dan ratusan botol miras dalam penggerebekan tersebut. (BantenHits.com/ Hendra Wibisana)

Tangerang – Markas Ormas Pemuda Pancasila alias PP yang berlokasi di Jalan Borobudur, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, digerebek Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Metro Tangerang, Kamis, 1 April 2021.

Dalam penggerebekan tersebut, petugas mengamankan ratusan botol minuman keras (miras) berbagai merk dan alat hisap sabu yang diduga baru selesai digunakan pelaku.

Kasat Narkoba AKBP Pratomo Widodo mengatakan, pihaknya mengamankan satu orang pelaku yang berinisial YIR (43) pada waktu penggeledahan.

“Kita amankan satu orang pelaku di yang lokasinya bekas Terminal Perum, Kecamatan Cibodas Kota Tangerang,” jelasnya.

BACA :  Rano Larang PNS di Banten Pakai Mobil Dinas untuk Mudik

Pratomo menjelaskan, penggerebegan markas ormas tersebut berdasarkan laporan masyarakat di posko ormas PP tersebut, sering kali digunakan sebagai tempat penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan peredaran miras.

Berdasarkan laporan itu, kata Pratomo, petugas bergerak cepat dan melakukan pengerebekan dan berhasil mengamankan barang bukti sabu dan miras berserta satu orang pelaku.

“Pada saat digeledah kami menemukan satu buah alat hisap sabu berikut pipet kaca yang di dalamnya terdapat narkotika jenis sabu,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Pramono, pihaknya juga mengamankan 29 dus minuman keras dengan jumlah total sebanyak 384 botol.

“Bersasarkan keterangan pelaku, Ia mengaku telah mengkonsumsi sabu bersama dengan saudara AM (DPO). Lalu kita amankan ratusan botol miras yang disembunyikan di dalam mobil pelaku. Kita juga masih melakukan penyelidikan lebih lanjut” jelas Pratomo.

BACA :  Anggota F-PAN DPRD Cilegon yang Dilaporkan Aniaya Anggota F-PDIP Sampaikan Permohonan Maaf

Pratomo menambahkan, pelaku dijerat dengan Pasal 112 ayar (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Selain pasal Narkotika, pelaku dikenakan Perda Nomor 7 tahun 2005 tentang peredaran dan penjualan miras dengan ancaman hukuman penjara 5 hingga 20 tahun,” imbuhnya.

Belum ada keterangan resmi dari Pemuda Pancasila terkait penggerebekan di salah satu markasnya ini. BantenHits.com masih mengupayakan konfirmasi. 

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler