Connect with us

Berita Terbaru

Ormas Pemuda Pancasila Kota Tangerang Sebut yang Digerebek Satresnarkoba Bukan Markasnya Lagi

Published

on

Markas Ormas Pemuda Pancasila di Cibodas Kota Tangerang digerebek Satresnarkoba Polres Metro Tangerang. Ditemukan sabu dan ratusan botol miras dalam penggerebekan tersebut. (BantenHits.com/ Hendra Wibisana)

Tangerang – Markas Organisasi Masyarakat atau Ormas Pemuda Pancasila (PP) Kota Tangerang di eks Terminal Perum, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang yang digerebek Satresnarkoba Polres Metro Tangerang, Kamis, 1 April 2021, sudah dikosongkan sejak 2020.

Hal tersebut ditegaskan Ketua Dankoti MPC Pemuda Pancasila Kota Tangerang, Zakwan Sembiring, Kamis malam, 1 April 2021.

Dikutip BantenHits.com dari RMOLJakarta, Zakwan mengakui lokasi itu pernah menjadi Sekretariat PAC-PP Kecamatan Cibodas selama kurang lebih 15 tahun. 

“Tetapi pasca RPP-PAC PP Cibodas pada tahun 2020, Sekretariat PAC-PP Cibodas sudah tidak ditempati lagi,” kata Zakwan.

BACA :  Jangan Khawatir! Warga Terdampak Pergerakan Tanah di Jampang Lebak Akan Dapat Bantuan Rp25 Juta

Zakwan menuturkan, pihaknya telah menyerahkan kembali tempat tersebut kepada Dinas Perhubungan Kota Tangerang. Pasalnya, eks markas PP tersebut sudah tidak lagi digunakan.

“Pengurus PAC-PP Kecamatan Cibodas yang baru sudah berkordinasi dengan instansi terkait, sudah menyerahkan sekretariat tersebut kepada pihak dinas yang bersangkutan,” kata Zakwan.

Zakwan juga menegaskan, pelaku yang tertangkap tangan tengah menggunakan sabu di dalam bekas markasnya berinisial ZR bukanlah anggota PP.

“Yang tertangkap itu bukan anggota atau pun kader Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Cibodas. Serta tidak memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Pemuda Pancasila (PP),” tegas Zakwan.

Sebelumnya, Satresnarkoba Polres Metro Tangerang Kota melakukan penggerebekan di tempat berlogo Pemuda Pancasila.

BACA :  DPRD Pandeglang Minta Oknum Perangkat Desa Penjual Rastra Diproses Hukum

Dari penggerebekan tersebut, polisi berhasil mengamankan seorang pemuda yang tengah menggunakan sabu lengkap dengan alat hisapnya.

Bahkan, ditemukan pula adanya ratusan botol minuman keras yang disimpan dalam mobil yang terparkir depan tempat tersebut. 

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler