Connect with us

Berita Terbaru

Tak Ribet Kok! Umroh saat Ramadan 2021 Bisa Dilakukan Hanya dengan Melampirkan Syarat Ini

Published

on

Umat Islam melaksanakan thawaf mengelilingi Ka’bah saat Ibadah Umroh di masa Pandemi COVID-19. (Foto: CNBCIndonesia.com)

Jakarta – Kabar gembira bagi umat Islam yang ingin umroh pada Ramadan 1442 H yang bertepatan tahun 2021.

Setelah sempat menutup kunjungan, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi akan memberikan izin ibadah umrah dan kunjungan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi untuk orang-orang mulai bulan Ramadan 2021 ini.

Dikutip BantenHits.com dari Suara.com, Pemerintah Arab Saudi menyatakan, izin ibadah umrah saat Ramadhan tahun ini diberikan kepada orang-orang yang telah menjalani vaksin Covid-19 atau sudah divaksinasi.

Pemberian izin umrah dan shalat di Masjidil Haram serta berkunjung ke Masjid Nabawi mulai tanggal 1 Ramadhan 1442 Hijriah bagi orang-orang yang sudah divaksinasi sesuai dengan ketentuan di aplikasi (Tawakkalna) untuk kategori imunisasi, menurut Sumber resmi di Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, Selasa, 6 April 2021.

BACA :  Belasan Tempat Hiburan Malam di Cilegon Ditutup Permanen; Dipasang Rantai, Gembok hingga Dijaga Petugas

Kategori imunisasi yaitu seseorang yang mendapat dua dosis vaksin COVID-19. Kemudian, seseorang yang setelah 14 hari menerima dosis pertama vaksin Covid-19 serta yang sembuh dari infeksi.

Izin pemesanan untuk menunaikan ibadah umrah, shalat dan kunjungan harus melalui aplikasi (Eatmarna) dan (Tawakkalna), karena waktu yang tersedia dan kapasitas operasional tetap berpegang pada tindakan kehati-hatian.

Kemudian, menunjukkan izin dan memverifikasi keabsahannya melalui aplikasi (Tawakkalna), langsung dari rekening penerima.

Kementerian Haji dan Umrah menegaskan bahwa platform utama dan terakreditasi untuk mendapatkan izin adalah melalui aplikasi (Eatmarna) dan (Tawakkalna), serta memperingatkan terhadap kampanye dan situs palsu.

Selain itu, selama Ramadan, Kementerian Haji dan Umrah meningkatkan kapasitas operasional Masjidil Haram dengan tetap mematuhi semua tindakan pencegahan yang dikeluarkan oleh otoritas terkait.

BACA :  Pria Asal Pekalongan Nyaris Lompat dari Gedung UPH Tangerang

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler