Connect with us

Berita Terbaru

Namanya TPI Ar Rauf, Taman Kanak-kanak dengan Konsep Kelas Terbuka serta Kurikulum yang Bernuansa Islami

Published

on

Murid TPI Ar Rauf saat melaksanakan pembelajaran. (BantenHits/Rikhi Ferdian)

Tangerang- Konsep kelas terbuka dengan nuansa alam nan asri dijadikan sebagai sarana pembelajaran bagi siswa di Taman Pendidikan Islam (TPI) Ar Rauf yang berlokasi di Kampung Serdang RT 003 RW 003, Desa Serdang Wetan, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang.

Di bawah rindangnya pepohonan serta hijaunya tanam-tanaman, para siswa dari kelompok usia dini dan kanak-kanak TK Ar Rauf itu nampak begitu riang ketika bermain dan belajar.

“Memang kita konsepnya alam terbuka supaya anak tidak jenuh. Jadi banyak tanaman akan membuat rileks anak-anak sendiri untuk udaranya juga lebih segar kalau dihirup,” tutur Aris Widianto selaku pengelola TK Ar Rauf kepada BantenHits.com, Selasa 6 April 2021.

Murid TPI Ar Rauf saat berkumpul untuk belajar bersama dengan menerapkan protokol kesehatan. (BantenHits/Rikhi Ferdian)

Sesuai namanya, Taman Pendidikan Islam Ar Rauf juga menggunakan kurikulum bernuansa Islami dalam kegiatan pembelajarannya. Setiap hari, sekitar 20 siswa mulai dari jenjang PAUD, TK A, dan TK B, diajarkan doa-doa harian serta diberikan edukasi dalam menerapkan akhlaqul karimah.

BACA :  Imigrasi Soetta Tolak Kedatangan WN Amerika

“Memang konsep kita untuk mengenalkan mereka agama mulai dari diajarkan doa-doa harian dan adab kepada orang tua. Agar anak itu bisa menghargai orang tuanya dan juga orang-orang yang lebih tua,” ujarnya.

Selain itu, anak-anak di TK Ar Rauf juga diajarkan cara membaca Iqro. Bahkan, sore harinya mereka diberikan kelas tambahan khusus untuk belajar membaca Al-Quran.

Harapannya, ketika masuk ke sekolah dasar (SD) para siswa Taman Pendidikan Islam Ar Rauf yang rata-rata merupakan warga sekitar itu sudah mulai bisa membaca Al-Quran.

“Jadi ketika sekolah selesai, sorenya, setelah Ashar mereka belajar membaca Iqro lagi di sini,” imbuhnya.

Murid TPI Ar Rauf taat Protokol Kesehatan. (BantenHits/Rikhi Ferdian)

Meski kegiatan belajar mengajar sempat terhenti dampak pandemi Covid-19. Namun, setelah berkonsultasi dengan pihak-pihak terkait, proses pembelajaran di Taman Pendidikan Islam Ar Rauf kembali digelar secara tatap muka dengan standar protokol kesehatan.

BACA :  Tukar Guling, Empat Lokasi Disiapkan Pemkab Lebak untuk Huntap Korban Banjir dan Longsor Lebakgedong

Hal itu dilakukan, karena metode belajar secara daring cukup sulit diterapkan kepada siswa yang masih kanak-kanak.

“Hanya saja di masa pandemi ini jam belajar kita kurangi kalau dalam situasi normal itu jam 8 sampai jam 11 sekarang kita potong jam 8 sampai jam 10,” kata Aris.

Menjelang tahun ajaran baru 2021/2022 ini, Taman Pendidikan Islam Ar Rauf juga telah membuka pendaftaran bagi siswa baru. Dengan latar belakang lembaga pendidikan yang bersifat sosial, biaya pendaftarannya pun sangat terjangkau.

Bahkan, pihak pengelola dalam hal ini Yayasan Bina Insan Al Karim menggratiskan biaya pendidikan hingga 100 persen khusus bagi anak yatim.

“Karena kita memang lebih banyak sisi sosialnya jadi untuk pendaftaran sangat murah sekali tahun kemarin hanya 40 ribu rupiah setiap bulannya. Tahun ini memang ada kenaikan sedikit jadi 50 ribu rupiah setiap bulannya,” pungkasnya.

BACA :  43 Rumah di Cempaka Warna Pandeglang Rusak Diterjang Puting Beliung

Editor: Fariz Abdullah



Pria kelahiran Jakarta ini memiliki latar belakang sarjana pendidikan. Ketertarikan pada dunia literasi membuat Rikhi--begitu dia biasa dipanggil--memilih jalan hidup sebagai jurnalis.

Terpopuler