Connect with us

Berita Utama

Kisah Paman dan Keponakan di Ciputat yang Selamat setelah Ditembaki Tiga Penjahat dari Jarak Dekat

Published

on

ILUSTRASI PENEMBAKAN MOBIL KRU SRIWIJAYA AIR (LIPUTAN6)

Ilustrasi gerombolan bersenjata api tembaki warga di Ciputat. (Foto: liputan6.com) 

Tangerang – Mahligai Kencana (49) dan keponakannya Roy Fauzi (31) berhasil selamat dari maut yang nyaris merenggut mereka pada Kamis siang, 8 April 2021.

Peristiwa menegangkan tersebut terjadi di sekitar kediaman Mahligai di Jalan Sukabakti 1, RT02 RW04, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel).

Dikutip BantenHits.com dari Okezone.com, peristiwa bermula saat empat pria yang diduga hendak merampok salah satu rumah di lokasi.

Upaya perampokan itu terjadi sekira pukul 11.30 WIB. Aksi para bandit yang memersenjatai diri dengan senjata api itu dipergoki warga sekitar. Para pelaku dikenali karena sebelumnya pernah terjadi perampokan di rumah warga sekitar.

BACA :  Hari Perhubungan Nasional, ANRI Pamerkan Arsip Transportasi Udara di Bandara Soetta

Mahligai Kencana yang juga Ketua RT 04 menuturkan, keempat pelaku datang berboncengan mengendarai dua sepeda motor. Mereka terlihat berputar-putar di sekitar permukiman.

Setelah diamati, rupanya empat pelaku adalah orang yang sama dengan pelaku perampokan sebelumnya.

“Awalnya keponakan saya yang lihat. Namanya Roy Fauzi. Terus dia bilang ke saya, akhirnya saya sama keponakan saya ambil motor, terus saya ikutin,” katanya di lokasi.

Ia melanjutkan, setiba di depan salah satu rumah warga bernama Fadli, satu pelaku turun dari motor, lalu berupaya membuka gerbang rumah. Kejadian itu lantas diabadikan sebagai bukti oleh Mahligai melalui kamera handphone.

“Waktu saya foto-foto, terus pelaku pada negor saya. Saya tanya, ada perlu apa Pak? mereka jawab pura-pura mau cari alamat. Saya tahu mereka modus, terus saya bilang jangan modus ente. Terus saya bilang, udah ayok kita ke Polsek. Saya ajak ke Polsek,” ucapnya.

BACA :  Polisi Periksa Tiga Orang Terkait Penyerangan Suporter Persija di Kota Serang

Karena panik, pelaku bergegas menaiki sepeda motor dan berupaya kabur. Namun, Roy Fauzi yang turut mendampingi Mahligai, langsung menendang kedua motor pelaku hingga terjatuh. Satu pelaku langsung ditangkap.

“Waktu saya piting lehernya, dia cabut pistol. Terus keponakan saya langsung bantu nahan tangannya. Nah pelaku yang tiga orang, pada cabut pistol juga langsung nembak ke arah saya berdua sama keponakan,” sambungnya

Ketiga pelaku melepas tembakan berulang kali ke arah Mahligai dan Roy, 1 peluru di antaranya mengenai bagian pangkal lengan kanan Roy, dan 1 peluru lainnya mengenai betis kaki kanan warga yang berniat mengadang bernama Atam (53).

“Keponakan saya kena, adik saya si Atam juga kena kakinya. Memang kalau kita lihat itu yang 3 pelaku pakai jenis air softgun. Kalau yang tertangkap 1 orang tadi pake senjata api jenis colt,” ungkapnya.

BACA :  Bedeng Pekerja Pembangunan Bandara Soetta Terbakar

Ketiga pelaku berhasil kabur berboncengan satu sepeda motor. Sedang 1 pelaku beserta seunit sepeda motornya berhasil diamankan warga. Tak berselang lama, pelaku yang tertangkap dijemput petugas kepolisian dari Polsek Ciputat.

Editor: Darusalam Jagad Syahdana



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler