Connect with us

Berita Terbaru

Barbuk Milik Anak Buah Jhon Kei dan Anak Wakil Wali Kota Tangerang Dimusnahkan

Published

on

Pemusnahan barang bukti di Kejaksaan Negeri Kota Tangerang. (Bantenhits/Hendra Wibisana)

Tangerang- Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang, memusnahkan ratusan barang bukti (Barbuk) dari tindak perkara pidana umum hingga narkotika. Salah satunya barbuk kasus dari anak buah Jhon Kei dan anak Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin berinisial AKM.

Seluruh barang bukti dimusnahkan dengan cara diblender, dibakar serta dilindas mesin traktor yang disaksikan oleh Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Polres Metro Tangerang Kota, dan Polresta Bandara Soetta serta Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang. 

“Kami melaksanakan kegiatan rutin di bidang pidum terkait pemusnahan barang bukti narkotika dan non narkotika.Barang bukti iyang dimusnahkan hari ini ada 216 perkara mulai Januari hingga April 2021 dengan Total barang bukti 183 perkara narkotika dan 33 perkara non narkotika seperti pembunuhan, penganiayaan, pengerusakan, pencurian dan uang palsu,” ungkap I Dewa Gede Wirajana, Senin 12 April 2021.

BACA :  Perjuangan Bidan Puskesmas Cigeulis Pandeglang Dampingi Balita dengan Benjolan Aneh

Wirajana menjelaskan, barang bukti itu terdiri dari narkotika jenis sabu, ganja, tembakau gorila, ekstasi, eximer, telepon selular dari berbagai merek, senjata tajam, senjata api rakitan, peluru amunisi, timbangan elektrik, alat hisap sabu dan pakaian. 

“Pemusnahan barang bukti ini rutin kita lakukan karena merupakan tugas dari kita bersama. Karena kalau tidak kita selesaikan makin menumpuk,” jelasnya. 

Wirajana menambahkan, dari beberapa barang bukti non-narkotika yang dimusnahkan hasil sitaan dari kasus yang menjerat anak buah John Kei. Sementara sejumlah barang bukti narkotika yang dimusnahkan adalah sitaan dari kasus yang menjerat anak dari Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin, yakni AKM.

“Dari barang bukti non-narkotika ada perkara yang menonjol. Perkara kasus anak buah John Kei. Kalau dari barang bukti narkotika kasus perkara AKM,” jelasnya.

BACA :  Komplotan Maling Bobol Sistem Pembayaran Digital Parkir Mahasiswa UPH lewat Aplikasi Ini

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Terpopuler