Connect with us

Berita Terbaru

Kasian Keluarga Omo di Cikeusik, Puasa 2021 Harus Kehilangan Rumah setelah Ludes Terbakar

Published

on

Pemandagan Rumah Omo warga Kampung Pasireurih, Desa Cikeusik, Kecamatan Cikeusik, Pandeglang, yang Ludes Terbakar Api (BantenHits.com/Samsul Fatoni)

Pandeglang – Nasib nahas menimpa keluarga Omo (46) warga Kampung Pasireurih, Desa Cikeusik, Kecamatan Cikeusik, Pandeglang. Menjelang bulan suci Ramadhan 1442 Hijriah, dia harus kehilangan rumah akibat amukan si Jago Merah. Peristiwa memilukan itu terjadi sekitar pukul 12:30 WIB, Senin 12 April 2021.

Ketua KSB Kecamatan Cikeusik, Angga Permana menduga kebakaran itu disebabkan oleh korsleting listrik di ruang tengah rumah. Lantaran saat itu keluar kepulan asap, api dengan cepat merambat ke seluruh permukaan rumah.

“Apinya begitu cepat membakar seluruh bangunan rumah, hingga sulit dipadamkan, akibatnya rumah beserta isinya ludes terbakar,” kata Angga.

BACA :  Rektor Untirta Terapkan Protokol Kesehatan Ketat di Kampus, Pegawai yang Melanggar Siap-siap Kena Sanksi Ini

Pada saat kejadian, kondisi rumah sedang kosong, karena para penghuninya tengah berada di luar rumah. Tidak ada korban jiwa dalam peeistiwa itu, namun korban mengalami kerugian hingga sebesar Rp 200 juta rupiah.

“Semua harta benda milik korban tidak ada yang bisa diselamatkan, hanya pakaian yang nempel di badan saja,” ungkapnya.

Saat ini korban beserta keluarganya dievakuasi ke rumah saudaranya yang lain. KSB Cikeusik juga sudah melaporkan insiden tersebut pada Pemda Pandeglang, agar keluarga Oma bisa mendapat bantuan.

“Untuk sementara sampai rumahnya terbangun kembali, para korban tinggal di rumah saudaranya dulu. Kami sudah melaporkan kejadian itu kepada Pemda Pandeglang, dengan harapan agar korban bisa segera mendapatkan bantuan,” tandasnya.

BACA :  Bersikeras Menolak sampai Geruduk Kantor Kelurahan, Bapak-bapak di Masjid Priyai 'Menyerah' Ikut Rapid Test Dinkes Kota Serang

Editor : Engkos Kosasih



Samsul Fatoni memulai karier jurnalistik di sejumlah media massa mainstream di Banten. Pria yang dikenal aktivis semasa kuliah ini memutuskan bergabung BantenHits.com karena ingin mendapatkan tantangan dalam berkarya.

Terpopuler