Connect with us

Berita Terbaru

Hanya Pakai Tusuk Gigi Pria Asal Karawaci Ini ‘Sedot’ Duit Ratusan Juta milik Warga di Klaten, Yogyakarta dan Surakarta

Published

on

Dua Pembobol ATM BRI di Sumur Pecung Disergap Anggota Satlantas yang Tengah Patroli

Foto ilustrasi: Anggota Satlantas Polres Serang saat tiba di lokasi tempat pembobol ATM di Jalan Ahmad Yani, Sumur Pegang.(Istimewa)

Klaten – Aksi seorang pria asal Karawaci, Kota Tangerang, berinisial UD, benar-benar bikin warga di sekitar Klaten, Yogyakarta dan Surakarta merugi hingga ratusan juta.

Hanya pakai tusuk gigi, UD bisa mengelabui warga yang tengah transaksi di mesin ATM. Duit nasabah pun dia ‘sedot’.

Dilansir Suara.com–jaringan BantenHits.com, UD menjalankan aksinya bersama DI, warga Tulung, Klaten, Jawa Tengah. Mereka berdua pun akhirnya diringkus Satreskrim Polres Klaten.

Dari aksinya ini, keduanya berhasil menggasak uang ratusan juta rupiah dari para korban dengan cara ganjal kartu dengan tusuk gigi sebagai modus operandi.

BACA :  Berbahaya! Warga di Carita Tetap Lewati Jembatan Bambu

Dari pengakuan DI, keduanya memiliki peran masing-masing. Dari yang mencoba bermodus membantu korban hingga mengawasi.

“Kalau di Klaten sudah 13 kali saya melakukan. Caranya teman saya yang ganjal, sedangkan saya mencoba menolong dan menguras tabungan korban,” ungkap DI, Kamis 15 April 2021.

Selain itu, ia mengaku melakukan aksi kriminal itu sudah sejak Agustus 2020 sampai Maret 2021 kemarin. Dengan sasaran mesin ATM di daerah Yogyakarta, Surakarta, dan Klaten.

“Hasilnya untuk kebutuhan keluarga mas. Saya sebelumnya kerjaannya serabutan,” ungkapnya.

Sementara itu Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Andryansyah Rithas Hasibuan menjelaskan modus operandi para pelaku yakni mengganjal slot kartu ATM mrnggunakan tusuk gigi.

BACA :  Asyik Mesum di Kontrakan, Ini yang Terjadi Sama Lima Pasangan di Cilegon

Selain itu pelaku juga perpura pura menolong korban ketika kesulitan memasukan kartu ATM-nya. Sementara pelaku lain bertugas menakut nakuti korban agar menyerahkan pin ATM hingga akhirnya menguras isi tabungan korban.

“Adanya kasus tersebut, masing-masing pelaku dijerat pasal 363 dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,” tegas dia.

Selain mengamankan kedua pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, seperti buku transaksi, uang tunai jutaan rupiah, handphone, dan sepeda motor.

Editor: Fariz Abdullah



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler